Lihat Tawuran Pendukung Valencia vs Barcelona, Siapa Menang?

Lihat Tawuran Pendukung Valencia vs Barcelona, Siapa Menang?

Lihat tawuran pendukung Valencia vs Barcelona sekitar dua jam sebelum pertandingan Liga Spanyol di atas lapangan Mestalla itu dimulai pada Minggu dinihari, siapa yang menang?

Minggu lalu kita dihebohkan dengan pernyataan bahwa Liga Inggris yang disiarkan langsung di layar TVRI tidak sesuai dengan kebudayaan Indonesia. Hari ini kita melihat dengan bangga bahwa budaya tawuran kita ditiru oleh para pendukung Valencia dan Barcelona sebelum dimulai pertandingan pekan ke-21 Liga Spanyol, Minggu (26/1) dinihari.

Seperti yang bisa Anda saksikan dari cuplikan video di bawah ini, kelompok ultras dari kedua kubu terlibat tawuran di jalanan kota Valencia di dekat Estadio Mestalla. Kursi-kursi restoran dipakai sebagai senjata, demikian juga api dari bom molotov serta tongkat-tongkat panjang dipakai untuk memukuli lawan. Tak jelas mana ultras Barca dan mana Los Che.

Namun menurut keterangan pihak kepolisian, bentrok ini diprakarsai oleh kelompok Boixos dari Barca dan Yomus dari pihak Valencia. Bukan hanya kursi, botol dan tongkat yang dijadikan senjata, tapi juga piring-piring, tiang pancang di jalan-jalan dan juga pembatas jalan dari plastik serta cone warna merah itu juga digunakan sebagai alat untuk melempari lawan.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Tawuran pendukung Valencia vs Barcelona ini dimulai sekitar dua jam sebelum laga sesungguhnya dimulai pada Minggu (26/1) dinihari waktu Indonesia, atau sekitar pukul 20.00 waktu setempat. Laga Los Che vs Barca di atas lapangan hijau usai dengan skor 2-0 untuk kemenangan tuan rumah. Kedua gol dilesakkan oleh Maxi Gomez, yang pertama dengan bantuan bunuh diri Jordi Alva, yang kedua akibat keteledoran pasukan Quique Setien membiarkan Gomez berkelana sendirian di dekat kotak penalti.

Warga Valencia dikenal benci banget dengan Barcelona karena semangat warga Catalonia untuk memisahkan diri dari Spanyol. Kelompok ultra Yomus terbentuk tahun 1983, sekitar dua tahun setelah pendirian Boixos.