Lionel Messi Ikut Sebabkan Krisis di Barcelona

Lionel Messi Ikut Sebabkan Krisis di Barcelona

Gilabola.com – Lionel Messi disebut-sebut sebagai salah satu dari tujuh penyebab krisis yang terjadi di Barcelona saat ini.

Raksasa Catalan itu secara mengejutkan kalah dari tim promosi, Granada, dua gol tanpa balas, akhir pekan kemarin. Tujuh faktor kemudian diungkap sebagai penyebab kondisi morat-marit yang dialami jawara La Liga tersebut saat ini, dan nama Messi pun muncul di antaranya.

Apalagi, sejak awal musim ini Blaugrana sudah meraih hasil negatif di ajang liga. Mereka kalah di kandang Athletic Bilbao 0-1 dan hanya bermain imbang 2-2 di Osasuna, walaupun mereka menang telak saat bertemu Real Betis dan Valencia dengan bukukan skor sama, 5-2. Namun, sebelum kalah dari Granada, Barca juga hanya bermain imbang 0-0 kontra Borussia Dortmund di laga pembuka Liga Champions.

Diungkapkan Sport, Barca dinilai telah berubah dari buruk menjadi lebih buruk lagi, sejak mereka alami kekalahan di Anfield musim lalu.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Tujuh hal kemudian dinilai sebagai penyebab krisis di Camp Nou, dan salah satu di antaranya adalah Lionel Messi.

1. ANFIELD
Barcelona menjadi tim yang berbeda sejak mereka kandas di Liverpool pada 7 Mei silam. Sama seperti setelah dikalahkan Roma, presiden Josep Maria Bartomeu diibaratkan lebih ‘memilih untuk menyembuhkan luka ketimbang mengamputasi anggota badan yang sakit’, yakni tidak memecat pelatih Ernesto Valverde. Sebagai gantinya, ia datangkan sejumlah nama besar seperti Frenkie de Jong, Antoine Griezmann, dan hampir saja, Neymar. Sayangnya, untuk saat ini nama-nama tersebut seakan tak berfungsi.

2.ERNESTO VALVERDE
Pelatih 55 tahun itu tampaknya telah meninggalkan hirarki dari tahun-tahun sebelumnya, dan sebagai gantinya ia memilih tim berdasarkan meritokrasi (memainkan seorang pemain berdasarkan keahlian atau prestasinya). Hal itu terlihat dari Ivan Rakitic dan Sergio Busquets yang keluar beberapa kali, dan Arturo Vidal yang menghilang.

Valverde kemudian tunjukkan keberaniannya dengan memberi peluang kepada dua pemain muda, Ansu Fati dan Carles Perez.

Tapi pertandingan di Granada disebut-sebut sebagai keputusan terburuk yang pernah dilakukan Valverde, yang seakan merotasi pemain berdasarkan kalender. Valverde berkali-kali memangkas lini tengah yang tengah bekerja, dan gagal memotivasi para pemainnya untuk benar-benar menjaga pertahanan mereka.

3.JUNIOR FIRPO
Mantan pemain Real Betis ini lakukan kesalahan yang tak termaafkan dalam laga kontra Granada, tapi keputusan Valverde untuk memainkannya sejak awal pertandingan juga tak kalah buruk. Johan Cruyff dipastikan tak akan pernah melakukan hal itu – itu membunuh Firpo. Tapi Valverde melakukannya dan memindahkan Nelson Semedo ke posisi kiri belakang, di mana dia terlihat bermain seperti ayam tanpa kepala.

4.FRENKIE DE JONG
Di tengah kesengsaraan seperti itu, muncul De Jong. Pemain muda asal Belanda itu sebenarnya menunjukkan tanda-tanda yang bagus dalam pertandingan tersebut, tetapi Valverde harus berhenti merotasinya di antara lini tengah interior dan defensif. Pemain itupun dipastikan bakal pusing. Valverde harus memilih apa yang dia inginkan. Sementara itu, Alena tidak terlihat setelah laga pembuka di markas Bilbao. Hal ini seakan menjadi  hukuman baginya terkait kinerjanya yang mengecewakan.

5.ANTOINE GRIEZMANN
Pemain asal Prancis ini membuat banyak kebisingan karena apa yang terjadi tahun sebelumnya. Tapi, meskipun dia berhasil dengan baik di laga melawan Betis dan Valencia, Griezmann dinilai masih belum sesuai dengan harganya.

Dia sebenarnya telah berusaha bekerja keras, dengan Cholismo dalam nadinya. Tapi, tentu saja dia masih butuh waktu untuk bisa bermain bersama Messi dan Suarez agar serangan MSG dapat diklik. Untuk sekarang, Griezmann tampaknya terdorong ke sayap kiri.

6. Lionel Messi
Bintang Argentina itu saat ini telah pulih dari cedera dan bisa kembali merumput. Namun, Messi belum berada dalam performa terbaiknya sejauh ini.

Jelas saja, tim akan meningkat saat kondisinya menjadi lebih baik. Tapi, tentu saja, mengkhawatirkan saatnya melihatnya sendirian. Bermain terputus dari Griezmann dan Suarez, penting bagaimana ia kemudian mencari Ansu Fati sebagai rekan utamanya.

Selain itu, ada pula kekhawatiran mengenai wawancara pribadinya yang menyebutkan ia ingin bermain di tim yang kompetitif, yang sedikit-banyak terus memicu rasa takut bahwa Messi akan benar-benar hengkang pada Juni tahun depan.

7.ANSU FATI
Pemain muda ini tiba-tiba naik daun dan dampaknya cukup memberi udara segar bagi klun. Tapi pada usia 16 tahun, Anda tidak bisa meminta lebih dari apa yang dia lakukan. Barca tidak dapat mengubahnya menjadi Vinicius Jr.

Anda harus menjaganya dan melindunginya agar ia terus berkembang, dan menjadi andalan di tahun-tahun mendatang. Dia bisa menjadi harapan di masa depan, walau kita harusnya tidak berpikir dia akan menjadi orang sekarang. Apalagi, Fati juga dinilai bisa menjadi hal paling berbahaya tentang tim, walau usianya masih sangat muda.