Lucas Vazquez Minta Satu Hal Jelang Derby Madrid

Gila Bola – Lucas Vazquez mendesak Real Madrid harus bermain kompak dalam bertahan dan menyerang melawan Atletico Madrid, Minggu (7/3) malam WIB.

Real Madrid sendiri dalam 25 pertandingan Liga Spanyol belum mampu puncaki klasemen dan sekarang masih berada di urutan ketiga dengan mengemas 53 angka. Poin mereka pun sama seperti yang dimiliki oleh Barcelona yang menghuni urutan kedua.

Sementara Atletico Madrid sejauh ini masih nyaman bertengger di peringkat pertama La Liga walaupun dalam beberapa laga terakhir sulit meraih kemenangan. Di sisi lain, Lucas Vazquez dan kolega paruh pertama musim 2020/21 berhasil meraih kemenangan 2-0 kala melawan tim aushan Diego Simeone.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Bermain di Estadio Alfredo Di Stefano pada bulan Desember tahun lalu, dua gol Real Madrid masing-masing dicetak oleh Casemiro dan gol bunuh diri Jan Oblak. Dan pemain lini depan El Real tersebut mengharapkan agar timnya bisa mengulangi permainan yang sama seperti di pertemuan pertama saat bertandang ke Estadio Wanda Metropolitano akhir pekan nanti.

Berbicara kepada Codere, Lucas Vazquez mengatakan laga Derby Madrid dalam lanjutan Liga Spanyol kali ini berbeda. Pasalnya, merupakan laga kedua tim ditandai dengan warna merah di kalender. Ia juga menjelaskan setiap masing-masing pemain ingin memenangkan laga dan kemenangan juga akan diberikan kepada para fans.

Penyerang berusia 29 tahun itu lantas meminta Real Madrid bermain seperti pada paruh pertama musim. Ia ingin dalam bertahan dan menyerang dapat berjalan dengan baik. Selain itu, pemain berposisikan winger juga mengharapkan rekan satu timnya bisa bermain sebagai sebuah tim agar bisa mencetak gol lagi di kandang Atletico Madrid.

Lucas Vazquez tercatat telah bermain dalam 19 laga dengan mencetak 2 gol dan memberikan 5 assist di Liga Spanyol musim ini. Sedangkan dalam dua laga terakhirnya ia dimainkan selama 90 menit penuh oleh Zinedine Zidane. Sementara dalam tiga laga terakhir kubu Los Blancos belum menyentuh kekalahan di semua kompetisi. Tercatat dua di antaranya berhasil clean sheet.