Marco Asensio Kesal Real Madrid Tak Tawarkan Jersey Nomor 7

Berita Liga Spanyol, Real Madrid, Marco Asensio
Berita Liga Spanyol -

Gilabola.com – Bintang Real Madrid, Marco Asensio, tak senang dirinya tidak ditawari jersey nomor 7 peninggalan Cristiano Ronaldo.

Nomor ikonik itu tidak bertuan setelah bintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo, bergabung dengan Juventus musim panas ini.

Striker Mariano Diaz diboyong kembali dari Olympique Lyon dan mewarisi jersey bersejarah No 7 tersebut, yang juga dikenakan oleh para legenda Real Madrid, di antaranya Raul Gonzalez.

Sekarang Asensio, yang dipandang sebagai pemain masa depan Real Madrid dan Timnas Spanyol, telah mengisyaratkan bahwa dia tidak senang dengan keputusan tersebut.

“Saya tidak ingin menyelesaikan karir saya dengan memakai kaos No 20, saya sudah sangat jelas soal itu,” kata Asensio. “Inginkah saya mengubahnya? Ya, kita akan lihat saja apa yang terjadi nanti.”

BACA:  Diego Maradona Doa Jelek Untuk Pelatih Anyar Real Madrid

“Dengan Cristiano atau tanpa Cristiano, saya memiliki target yang sama, yakni untuk masuk skuad pertama dan menjadi pemain penting bagi klub.”

“Sejauh ini sangat bagus, saya memulai musim dengan baik dan saya bekerja dengan baik,” tandas pemain berusia 22 tahun tersebut.

Pemain Los Merengues bernomor punggung 20 tersebut mencetak satu gol dan memberikan tiga assist dalam kemenangan Spanyol 6-0 atas Kroasia di ajang UEFA Nations League.

Asensio muncul sebagai bintang Los Blancos setelah tampil konsisten bersama dengan Real Mallorca dan satu musim pinjaman bersama Espanyol.

BACA:  Gaji Santiago Solari di Real Madrid Cuma Setengahnya Zinedine Zidane

Nyaris Gabung Barcelona

Sejarah bisa saja berbeda untuk Asensio setelah ia hampir saja bergabung dengan Barcelona dalam transfer seharga 4 juta poundsterling (77,19 miliar rupiah) dari klub masa kecilnya, Real Mallorca.

“Ada banyak tawaran bagus, tapi kami tetap teguh, kami ingin tetap di Mallorca dan menyelesaikan tahap perkembangan saya ini,” Asensio menambahkan.

“Kami pikir saya bisa berkembang juga di Mallorca sebagaimana di klub lain juga. Targetnya adalah untuk menembus tim utama, dan itulah yang terjadi.”