Masa Kepemimpinan Quique Setien di Barcelona Akan Berakhir

Quique Setien pelatih Barcelona

Gilabola.com – Manajer Barcelona Quique Setien dilaporkan telah kehilangan dukungan dari para pemainnya dan Blaugrana akan memecat Setien pada akhir musim 2019/2020.

Ketika Barcelona pertama kali menunjuk Quique Setien sebagai manajer baru mereka, harapannya adalah bahwa dia akan mengembalikan gaya permainan tiki-taka Barca dan gaya permainan  itu telah hilang di bawah kepemimpinan Ernesto Valverde.

Harapan itu dengan cepat menghilang ketika Barca melihat hanya sedikit atau tidak ada perbaikan dalam gaya permainan mereka,  dan akibatnya masa depan Setien di Barcelona terancam akan segera berakhir.

Menurut ESPN, hubungan Setien dengan para pemain tegang,  baik dia maupun staf pelatihnya tidak mampu mendapatkan dukungan para pemain. Performa buruk Blaugrana pada laga tandang di beberapa laga terakhir semakin menghambat upayanya untuk mendapatkan dukungan pemain.

Advertisement
Pulsa Gratis
Pulsa Gratis
RatuCasino77
RatuCasino77

Kurang harmonisnya hubungan Setien denga para pemain Barca terlihat dalam wawancara Luis Suarez pasca pertandingan Barca melawan Celta Vigo, ketika dia ditanya mengapa Barcelona kehilangan begitu banyak poin di laga tandang. Pemain asal Uruguay itu menjawab dengan mengatakan kepada orang yang mewancarainya untuk bertanya kepada Setien karena adalah tugas pelatih untuk menganalisis situasi ini.

Menurut Mundo Deportivo ada pertemuan yang menegangkan antara Setien dan para pemainnya pada hari Minggu. Manajer mengkonfirmasi pertemuan itu selama konferensi persnya menjelang pertandingan melawan Atletico Madrid.

Salah satu hal yang muncul adalah para pemain menyuarakan rasa frustrasi mereka pada asisten pelatih, Eder Sarabia, dan metode pelatihannya.

Jika Anda ingat, Sarabia sebelumnya menjadi sorotan karena reaksinya di bangku cadangan saat laga El Clasico melawan Real Madrid (Sarabia marah-marah kepada pemain Barcelona).

Tampaknya para pemain Barca tidak hanya punya masalah dengan Sarabia karena Marc-Andre ter Stegen lebih memilih untuk berlatih di bawah pelatih kiper Jose Ramon de la Fuente daripada pelatih kiper yang datang bersamaan dengan Setien.

Tidak mengherankan, ini telah menyebabkan masa depan Setien di Camp Nou terancam,  Goal melaporkan bahwa Barcelona berniat untuk memecat sang pelatih pada akhir musim ini. Barca melihat pengangkatan Setien sebagai pelatih adalah sebuah kesalahan dan tidak terkesan dengan hasil dan penampilan skuad di lapangan.

Jika pemecatan Setien terjadi, itu menjadi kegagalan lainnya dari direksi Barcelona yang terbukti tidak kompeten dalam mempersiapkan klub untuk masa depan.

Memecat Ernesto Valverde tanpa rencana suksesi yang tepat membuktikan bahwa direksi klub tidak memiliki perencanaan jangka panjang dan hanya berusaha menyelamatkan diri dan mendapatkan yang mereka inginkan begitu masa jabatan mereka selesai.

Para petinggi Barcelona-lah  yang mengontrak Setien setelah setiap kandidat pelatih lainnya dalam daftar mereka menolak untuk mengambil alih.  Mereka juga yang mengumpulkan skuad yang membuat pelatih dengan filosofi permainan seperti Setien tidak bisa meraih kesuksesan.

Dalam banyak hal, Setien berada dalam situasi yang tidak menguntungkannya. Memecat Setien, seperti ketika raksasa Catalan memecat Valverde, tidak akan memperbaiki performa Barcelona.  Mungkin Xavi atau Guardiola dapat mengambil alih peran pelatih, namun itu tidak akan banyak merubah performa Barca.

Agar ada perubahan penting di Camp Nou, Barca harus menunggu satu tahun lagi. Sampai tahun 2021 ketika pemilihan presiden baru diadakan dan dewan baru mengambil alih.