Masuk Akal atau Nekat? Tiga Alasan Mengapa Barcelona Boyong Pulang Joao Cancelo

Gilabola.com – Barcelona tak mau membuang-buang banyak waktu di bursa transfer bulan Januari. Mereka langsung menyambar Joao Cancelo yang sebelumnya mengakui ingin tinggalkan klub Arab, Al-Hilal, dan kembali ke Camp Nou awal tahun ini.

Barca sebelumnya bertambah khawatir dengan makin menipisnya pemain di lini pertahanan dan cedera yang mulai membebani tim. Barca kemudian gercep amankan kembali jasa Joao Cancelo – pemain yang sudah mengenal klub, liga dan tuntutan bermain di sepak bola level tertinggi.

Kesepakatan prinsip kini sudah tercapai, tinggal pengumuman resmi yang masih harus menunggu keputusan Barca, kapan akan dilakukan.

Kedatangan Cancelo kembali ke klub Catalan itu sekilas barangkali tampak agak mengejutkan, karena sejak Andreas Christensen absen, prioritas Barcelona adalah datangkan bek tengah berkaki kiri.

Sebaliknya, klub malah memilih bek sayap serbaguna. Namun, jika keputusan itu diteliti lebih cermat, maka kembalinya Cancelo tak hanya masuk akal, tetapi juga bisa dibilang menjadi solusi paling cerdas yang tersedia bagi Hansi Flick dan klubnya.

Berikut ini tiga alasan utama mengapa langkah mendatangkan kembali Joao Cancelo menjadi sesuatu yang sangat masuk akal, dan bukannya nekat:

Cancelo Membuka Opsi Taktis

Struktur di lini pertahanan Barcelona telah alami penyesuaian terus-menerus dalam beberapa pekan terakhir.

Dengan cedera dan perubahan peran yang memaksa dilakukannya improvisasi, Flick sering kali kekurangan opsi alami di beberapa posisi kunci, dan kedatangan Cancelo langsung mengatasi masalah ini.

Barcelona sangat membutuhkan kedalaman skuad di posisi bek kanan, karena andalan mereka Jules Kounde sudah terlalu sering dikerahkan di posisi tersebut, sementara Eric Garcia dipindahkan ke posisi bek tengah dan gelandang bertahan.

Cancelo tentunya akan memberi alternatif alami di sisi kanan, dan itu memungkinkan Kounde kembali ke peran yang lebih sentral, jika dibutuhkan.

Di sisi kiri, Cancelo juga tawarkan perlindungan untuk Alejandro Balde. Ketika Gerard Martin saat ini digunakan sebagai bek tengah sisi kiri, Barcelona menjadi kekurangan cadangan yang andal di posisi bek kiri.

Kemampuan Cancelo untuk beroperasi dengan nyaman di kedua sisi pun bakal mengembalikan keseimbangan dan fleksibilitas di skuad Blaugrana.

Satu hal yang barangkali menjadi yang terpenting adalah, permainan Cancelo yang serba guna bisa ‘membebaskan’ beberapa pemain sekaligus.

Gerard Martin kini bisa fokus mengembangkan dirinya sebagai bek tengah, dibandingkan mengisi posisi sayap. Sementara Kounde dan Eric akan mendapatkan kembali pilihan untuk bermain di jantung pertahanan. Dalam periode musim yang padat, fleksibilitas taktis seperti ini tentunya sangat berharga.

Komitmen Cancelo kepada Barcelona

Di luar sisi taktis, kesediaan Cancelo untuk kembali – dalam kondisi keuangan klub yang sulit, menunjukkan banyak hal tentang motivasi pemain itu.

Agar kesepakatan ini terwujud, pengorbanan harus dilakukan semua pihak yang terlibat, termasuk Al-Hilal, Barcelona, ​​dan juga sang pemain itu sendiri.

Cancelo kantongi sekitar 17 juta Euro – sekitar Rp 321 miliar, per musim – angka yang jauh melebihi batas kemampuan Barcelona saat ini. Di sisa setengah saat ini, ia ‘hanya’ akan mendapatkan sekitar 8,5 juta Euro (Rp 160 miliar) – bebas pajak.

Dengan memilih Barcelona, Cancelo berarti siap menerima pemotongan gaji yang dramatis, yakni hanya mendapatkan sekitar 3 juta Euro – sekitar Rp 57 miliar, bersih untuk periode yang sama. Secara praktis, itu berarti ia mendapatkan pengurangan gaji hingga lebih dari 50 persen.

Komitmennya tentu saja memainkan peranan penting dalam mempercepat negosiasi ini. Cancelo jelaskan, ia ingin pergi pada bulan Januari, dan meskipun Inter Milan juga tertarik padanya, tapi ia lebih memilih kembali ke Barcelona.

Paket finansial yang ditawarkan Inter pun serupa, tapi Cancelo memilih proyek olahraga dan keakrabannya dengan Barcelona dibandingkan pilihan lain.

Peluang Pasar yang Langka

Bursa transfer bulan Januari terkenal sulit, terutama ketika sebuah klub menginginkan bek berkualitas. Barcelona pun telah jajaki beberapa opsi, termasuk bek tengah berpengalaman seperti Stefan de Vrij, tapi biaya dan ketersediaannya menjadi kendala utama.

Sebaliknya, Cancelo mewakili peluang berisiko rendah, imbalan tinggi. Kesepakatan pinjamannya disusun agar tetap berada pada batasan keuangan klub yang ketat, yang tidak melebihi angka 5 juta Euro (Rp 94 miliar).

Angka tersebut membuat operasi ini jauh lebih layak dibandingkan mengejar transfer permanen, atau solusi jangka pendek yang mahal. Yang sama pentingnya adalah, fakta bahwa Cancelo sudah memahami gaya permainan Barcelona.

Tidak ada masa adaptasi, tidak ada proses pembelajaran, dan tak ada pula ketidakpastian tentang apakah dia bisa menangani tuntutan sistem tersebut.

Bagi Hansi Flick – yang telah dipaksa untuk mainkan gelandang seperti Marc Casado sebagai bek sayap di kompetisi perebutan piala, kedatangan Cancelo terasa seperti kebutuhan daripada kemewahan.

Pendapat Kami

Barcelona akhirnya mendapatkan bala bantuan yang sangat dibutuhkan di lini belakang skuad mereka. Joao Cancelo bisa bermain serba guna di lini tersebut, dan diyakini akan menjadi solusi jangka pendek yang sangat berguna bagi Hansi Flick dan Blaugrana.

Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!