Mata Duitan? Gareth Bale Tolak Gajinya 10 Milyar Per Pekan Dipotong Real Madrid

Gilabola.com – Entah apakah karena memang mata duitan atau karena dendam pribadi pada klub yang pernah mencegahnya pergi di saat dia juga tidak diberi kesempatan bermain di Real Madrid, Gareth Bale benar-benar ogah dipotong gajinya.

Gareth Bale dilaporkan akan menuntut Real Madrid untuk menghormati kontraknya dan membayar sisa gajinya yang menguntungkan senilai lebih dari Rp 10 Milyar per pekan, bahkan jika dia tidak pernah bermain untuk mereka lagi di musim mendatang.

Penyerang Wales saat ini dipinjamkan ke Tottenham Hotspur asuhan Jose Mourinho karena tidak disukai Zinedine Zidane, dengan klub London Utara membayar setengah dari gajinya yang besar sebagai bagian dari kesepakatan peminjaman dengan Real Madrid yang akan berakhir musim panas mendatang.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Gareth Bale mungkin ingin memperpanjang masa pinjamannya selama satu musim dari Real Madrid yang saat ini membayar setengah dari gaji mingguannya senilai Rp 10 Milyar Рdan pemain berusia 31 tahun itu itu bersikeras bahwa Real Madrid harus menghormati kontraknya terlepas dari keputusannya, menurut Mirror.

Dilaporkan bahwa bintang Wales tidak akan terbuka untuk mengambil segala bentuk pengurangan gaji bahkan jika dia setuju untuk tetap bermain dengan status pinjaman di Spurs lagi, yang akan membuat 12 bulan terakhirnya sebagai pemain Madrid dihabiskan jauh dari ibukota Spanyol.

Sementara itu, Gareth Bale tampak telah menemukan kembali performa terbaiknya selama kemenangan 4-0 Spurs atas Burnley di laga lanjutan Premier League di akhir pekan, saat dia mengemas dua gol dan satu assist yang luar biasa di Stadion Tottenham Hotspur.

Pemain berjuluk ‘golfer’ itu meninggalkan Spurs untuk bergabung dengan Real Madrid pada musim panas 2013 dengan rekor transfer dunia senilai Rp 1,8 Trilyun dan sejak itu dia membantuk raksasa ibukota Spanyol memenangkan empat Liga Champions dan dua La Liga di antara sederet trofi bergengsi lainnya.

Dia pada 2019 lalu nyaris pindah ke Jiangsu Suning dan akan membuatnya menjadi pemain dengan bayaran gaji tertinggi di dunia senilai Rp 17 Milyar per pekan, sayang tiba-tiba presiden Florentino Perez memblokir kesepakatan karena tak mau kehilangan pemainnya dengan bebas transfer, sementara saat kembali ke Bernabeu pun Gareth Bale tak disukai Zinedine Zidane. Jadi, mungkin inilah cara pemain Wales itu balas dendam?