Meski Hampir Bangkrut, Barcelona Wajib Perbaiki Fasilitas Klub

Gilabola.com – Presiden interim Carlos Tusquets sebut fasilitas-fasilitas yang dimiliki Barcelona seperti tempat latihan sudah mulai rusak sehingga harus dilakukan perbaikan sebelum pemilihan presiden pada Januari 2021.

Saat ini situasi finansial Blaugrana dalam kondisi mengkhawatirkan sehingga mereka harus melakukan pemotongan gaji para pemainnya dan staf sebanyak dua kali sejak pandemi melanda Eropa pada Maret 2020. Tusquets juga mengakui para pemain bakal mengalami penundaan pembayaran gaji mulai Januari 2021. Seperti diketahui utang Azulgrana naik dari 217 juta euro (Rp 3,7 Trilyun) pada Juni 2019 menjadi 488 juta euro (Rp 8,4 Trilyun) pada Juni 2020 setelah dihantam larangan adanya penonton di dalam stadion.

Di tengah situasi keuangan yang mengkhawatirkan ini, muncul tanda tanya publik Camp Nou terhadap kebijakan Carlos Tusquets selaku presiden sementara yang memilih memperbaiki tempat latihan dan markas tim B, Estadi Johan Cruyff. Stadion kategori 3 UEFA itu menjadi bagian dari Espai Barca Project yang telah dimulai pada tahun lalu, dengan biaya sebesar 19 juta euro atau setara dengan Rp 325 Milyar.

Advertisement

Tusquets bersikukuh perbaikan harus dilakukan sebab pemungutan suara nanti akan dilakukan di berbagai wilayah di Catalonia, termasuk di dalam fasilitas yang dimiliki oleh klub. “Situasi Estadi benar-benar mengkhawatirkan dan harus dilakukan perbaikan. Tidak bisa ditunda-tunda lagi,” kata presiden sementara Barca itu seperti dikutip dari Marca. “Sebagian atap telah jatuh di area pintu masuk. Jangan sampai anggota [klub] tertimpa pecahan atap pada hari pemungutan [suara pilpres],” tegas Carlos Tusquets.