Miralem Pjanic Akui Tidak Puas Dengan Musim Perdananya di Barcelona

Gilabola.com – Gelandang asal Bosnia, Miralem Pjanic mengakui bahwa dirinya merasa tidak puas dengan musim perdananya di Barcelona karena dirinya jarang mendapatkan kesempatan bermain.

Diboyong dari Juventus dengan proses transfer yang juga melibatkan kepindahan gelandang asal Brasil, Arthur pada awal musim lalu, Miralem Pjanic sempat disebut sebagai sosok yang bisa membantu Barcelona. Sayangnya perkiraan tersebut ternyata jauh dari kenyataan karena Pjanic ternyata sulit mendapatkan kesempatan bermain dibawah asuhan dari Ronald Koeman.

Sepanjang musim La Liga yang sudah resmi berakhir, Pjanic secara total hanya bermain sebanyak 19 kali di La Liga, dua di Supercopa, satu pada Copa del Rey dan delapan kali berlaga di Liga Champions. Jumlah yang tentunya tidak bisa dibilang banyak sebagai pemain yang sebelumnya menjadi andalan bagi klub-klubnya terdahulu, seperti Lyon, AS Roma serta Juventus.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Pjanic sendiri tidak menyembunyikan rasa tidak puasnya dengan situasi yang dia alami di klub yang sempat disebut sebagai salah satu tujuan impiannya. Sang pemain mengungkapkan kekecewaannya melalui media sosial dengan menulis bagaimana dia merasakan ketidakpuasan dan pertanyaan yang tidak terjawab sepanjang musim.

Meskipun merasa tidak puas, tetapi Pjanic tetap memberikan rasa hormatnya kepada Barcelona dengan menyatakan dirinya selalu memberikan yang terbaik di lapangan apapun yang terjadi. Sang gelandang juga memberikan indikasi masih tetap ingin bertahan dengan mengucapkan harapannya untuk bisa segera berjumpa lagi dengan para penggemar dari Blaugrana musim depan.

Walaupun tidak banyak bermain pada musim ini, cukup wajar bagi Pjanic untuk tetap ingin bertahan di Barcelona, karena ada peluang terjadi pergantian pelatih di klubnya. Koeman yang sepertinya kurang memperpayai sang gelandang, sang mungkin akan digantikan musim depan, sehingga bisa membuka peluang baru bagi semua pemain, termasuk pemain berusia 31-tahun tersebut.

Namun, jika Koeman ternyata tetap bertahan di Camp Nou, peluang dari Pjanic untuk bertahan menjadi semakin kecil. Dengan usia yang masih terbilang cukup produktif, gelandang kreatif itu tentu akan lebih memilih untuk mendapatkan kesempatan bermain secara reguler ketimbang duduk di bangku cadangan.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO