Modric Kena Kartu Merah Karena Ini, Bukan Wasit Benci Real Madrid

Modric Kena Kartu Merah Karena Ini, Bukan Wasit Benci Real Madrid

Luka Modric kena kartu merah karena alasan berikut ini, bukan spekulasi bahwa wasit berkonspirasi dan membenci Real Madrid.

Los Blancos berhasil memenangkan laga pertama LaLiga di musim yang baru setelah menang 3-1 di kandang Celta Vigo, hari Sabtu (17/8) malam. Namun kemenangan itu sedikit ternoda setelah gelandang Kroasia Luka Modric kena kartu merah.

Tayangan ulang memperlihatkan hanya ada sedikit kontak saja antara Luka Modric dengan Denis Suarez dalam satu perebutan bola di pinggir lapangan Estadio Municipal de Balaídos. Minimnya kontak sudah memunculkan spekulasi bahwa ada skenario atau konspirasi untuk sekali lagi menyingkirkan Real Madrid dari gelar juara Liga Spanyol.

Namun wasit Andujar Oliver mengatakan seperti dikutip oleh Radio Marca, “Aturan baru menyatakan secara tegas bahwa sebuah tackle dari arah belakang ke arah otot tendon Achilles berujung dengan kartu merah langsung. Hal itulah yang terjadi antara Modric dan Suarez.”

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Sekedar info saja bahwa ini merupakan kali pertama Luka Modric kena kartu merah dalam karir sepakbolanya sepanjang 16 tahun. Karena itu banyak netizens yang merasa bahwa pengusiran sang gelandang Kroasia tidak pantas terjadi. Namun ternyata meski bermain dengan hanya 10 orang saja, Los Blancos tetap berhasil menang 3-1 di kandang Celta Vigo.

“Ini cara yang sangat bagus untuk memulai musim [baru LaLiga],” kata Ramos kepada Movistar setelah pertandingan, “Setelah begitu banyak spekulasi negatif terdengar di pra-musim, kami terus fokus pada sepak bola kami.”

Gol-gol dari Karim Benzema, Toni Kroos dan Lucas Vasquez membantu meredam kegelisahan di sekitar klub usai penampilan pra-musim yang mengecewakan. Real Madrid berhasil mengklaim ketiga poin di Estadio Municipal de Balaídos. “Kami harus menghapus masa lalu, kami tidak boleh khawatir soal hasil di masa lalu,” kata Ramos, mengingat beberapa bulan yang sulit. “Hasil berubah. Itulah sepakbola. Hasil dan gelar adalah yang diingat orang.”