Musim Real Madrid Sudah Berakhir Tapi Santiago Solari Menolak Mundur

Musim Real Madrid Sudah Berakhir Tapi Santiago Solari Menolak Mundur

Gilabola.com – Musim Real Madrid memang sudah berakhir, tapi pelatih Santiago Solari tak akan mundur walau Los Blancos secara mengejutkan tersingkir di babak 16 besar Liga Champions.

Pelatih Real Madrid, Santiago Solari, mengatakan dia tidak akan mengundurkan diri walau gagal membawa El Real melaju ke babak berikutnya ajang Liga Champions. Madrid tersingkir di babak 16 besar setelah dikalahkan Ajax Amsterdam, 1-4, dan kalah agregat 3-5.

Real Madrid sebenarnya menang 2-1 dari leg pertama. Sergio Ramos dan kawan-kawan penuh percaya diri bakal melaju dan mempertahankan gelarnya di kompetisi bergengsi ini. Ramos bahkan ‘mencari’ kartu kuning agar tak bermain di leg ke dua dan bisa fit saat Madrid bertarung di babak berikutnya. Tapi, rencana Ramos tak berjalan sesuai keinginannya.

Ajax malah tampil mengejutkan di kandang Madrid, dan sukses menang 4-1. Berkat kemenangan ini, El Real pun kandas dengan kekalahan agregat yang cukup mencolok, 3-5.

Tersingkir di Copa del Rey dan Melorot di La Liga

Madrid sebelumnya memang sudah apes di ajang reguler. Mereka alami kekalahan beruntun dari rival abadinya, Barcelona, yang juga membuat skuad Solari tersingkir dari Copa del Rey dan melorot 12 poin di belakang Barca yang jadi pemimpin klasemen sementara La Liga.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

“Saya tidak datang ke klub ini di saat yang sulit, lalu menyerah. Yang harus kita lakukan adalah, tetap tenang di saat yang sulit dan melewatinya dengan cara terbaik. Madrid lebih besar dari kita semua, Madrid selalu kembali setelah terpuruk, bahkan menjadi lebih kuat,” tandas Santiago Solari.

Santiago Solari yang juga mantan gelandang El Real, sebelumnya menggantikan Julen Lopetegui saat dia diangkat sebagai manajer pada November 2018. Solari teken kontrak hingga 2021 di Bernabeu.

Momen Terburuk dalam 8 Tahun Terakhir

Namun, tersingkirnya Madrid di babak 16 besar Liga Champions musim ini jadi momen terburuk pertama sejak mereka gagal mencapai perempat final pada 2010. Pemain belakang Los Blancos, Dani Carvajal, mengaku khawatir ‘musim telah berakhir’ bagi Madrid yang telah memenangkan tiga final Liga Champions terakhir.

“Saya tidak pernah merasa sesakit ini, saya tidak tahu bagaimana menjelaskannya,” tandas Carvajal.

“Dalam satu pekan semuanya berjalan buruk, dan semuanya terjadi di kandang sendiri. Jelas saja, musim ini sudah berakhir bagi Madrid, tapi kami akan terus bekerja di liga, karena itulah yang harus kami lakukan dan kami harus profesional,” tegasnya.