Neymar Jadi Inspirasi Pemain Muda Real Madrid

Neymar Jadi Inspirasi Pemain Muda Real Madrid

Gila Bola – Pemain Real Madrid, Vinicius Junior mengungkapkan Neymar menjadi inspirasinya dalam hadapi kritikan baik di klub dan tim nasional Brasil.

Di usianya yang masih 20 tahun, Vinicius Junior merupakan pemain yang sangat menjanjikan. Tak ayal, Real Madrid memutuskan untuk mendatangkannya pada tahun 2018 dari Flamengo.

Kedatangannya sangat diharapkan bisa memperkuat lini depan El Real. Sayangnya, rekan senegara Neymar itu belum mampu menunjukkan penampilan terbaiknya. Bahkan, musim 2019/2020 dirinya terbatas untuk bermain di tim utama raksasa Liga Spanyol pada kompetisi La Liga.

Alhasil, Vinicius Junior kualitasnya mulai dipertanyakan mulai dari legenda klub hingga pundit. Kendati demikian, Zinedine Zidane selaku juru taktik Real Madrid kerap membela pemain muda tersebut.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Terus mendapatkan kritikan, sang pemain tetap optimis ke depannya bakal menjadi pemain kunci untuk Si Putih dan tim nasional Brasil. Dia pun menyebutkan bahwa menjadikan Neymar yang kini bermain untuk PSG sebagai insiprasinya dalam mengatasi kritikan baik bermain di level klub serta timnas.

Berbicara kepada Yellow and Green Football, Vinicius Junior mengatakan dirinya tidak suka memikirkan hal yang buruk dalam kariernya. Sebaliknya dia berharap bisa membuat semua orang Brasil menyukainya suatu hari nanti. Dia juga berharap bisa bermain untuk tim nasional lagi.

Sang pemain mengungkapkan bahwa dirinya banyak memiliki idola. Menurutnya Neymar adalah inspriasinya. Vinicius pun ingin ke depannya bisa bermain di Piala Dunia berikutnya.

Bersama Real Madrid, sang pemain musim 2019/2020 telah bermain dalam 38 laga dan mencetak 5 gol. 29 pertandingan dia tampil di La Liga, tapi sayangnya sebagian besar hanya masuk sebagai pemain pengganti ketimbang sebagai starter di tim utama.

Sementara Neymar musim kemarin tampil mengesankan dengan membantu PSG meraih gelar Liga Prancis, Piala Prancis, dan Piala Liga Prancis. Sedangkan di Liga Champions hanya mampu membawa timnya sebagai runner-up usai di final kalah 1-0 dari Bayern Munchen.