Pelatih Barcelona Pesimis: Gak Segampang Itu Mulai Lagi Liga Spanyol

Gila Bola – Pelatih Barcelona Quique Setien pesimis, tidak segampang itu memulai lagi Liga Spanyol menurut tenggat tanggal yang ditargetkan oleh Presiden La Liga Javier Tebas.

Liga Spanyol telah dihentikan sejak 10 Maret karena situasi buruk yang melanda Spanyol dan Eropa. Presiden LFP atau operator La Liga, Javier Tebas, mengatakan pertandingan dapat dimulai kembali dengan tiga opsi, masing-masing pada tanggal 29 Mei, 7 Juni atau 28 Juni. Seluruhnya kemungkinan besar tanpa penonton.

Tebas memperkirakan klub-klub Spanyol akan kehilangan sekitar 16,82 Trilyun rupiah secara bersama-sama jika musim ini tidak diselesaikan secara sepantasnya. Saat ditangguhkan pada pekan pertama Maret, ada sisa 11 pertandingan lagi sampai akhir musim.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
K9Win
K9Win

Rancangan protokol LFP adalah ketika otoritas kesehatan memberikan lampu hijau maka klub-klub Liga Spanyol akan kembali ke pelatihan. Otoritas liga merekomendasikan agar klub melakukan pemusatan kamp pelatihan di tempat pelatihan atau hotel mereka untuk periode selama dua minggu sebelum pertandingan dapat dimulai lagi.

Hanya pemain tim utama, staf pelatih, dan sejumlah kecil staf lain yang akan diizinkan untuk mengakses fasilitas, dengan semua orang di kamp pelatihan harus menjalani dua kali tes Covid-19 sebelum masuk ke dalam fasilitas klub. Tes itu akan terus diulangi selama pelatihan, ​​tambah protokol itu.

Tetapi Quique Setien, yang tim Barcelona-nya memimpin dua poin atas Real Madrid di puncak klasemen Liga Spanyol ketika musim ditunda tanpa batas waktu, terlihat pesimis dan berpikir bahwa segalanya tidak sesederhana itu.

“Semua orang ingin siap ketika musim dimulai lagi tetapi itu tidak dapat terjadi sampai otoritas kesehatan dapat menjamin bahwa tidak akan ada masalah sama sekali,” kata Setien mengatakan kepada stasiun radio Catalan RAC1 pada hari Kamis.

“Saya telah membaca protokol dan kenyataannya adalah saya tidak tahu apakah itu dapat dilakukan seperti yang tertulis. Saya pikir itu sama sekali tidak praktis, saya pikir itu sangat sulit secara logistik.”

Gelandang Barca Sergio Busquets juga menyatakan keraguan tentang kelayakan klub mengadakan kamp pelatihan. “Kami dapat memulai pelatihan lagi sedikit demi sedikit tetapi akan sulit setelah semua orang berkumpul dan kompetisi dimulai lagi dan tim mulai bepergian,” ujarnya kepada stasiun radio Spanyol Onda Cero dan Cadena Cope.

“Saya telah mendengar bahwa Liga Spanyol ingin tim melakukan pemusatan kamp selama beberapa bulan. Saya pikir itu terlalu berlebihan dan itu tidak dapat dilakukan. Akan ada terlalu banyak masalah.”

La Liga menolak untuk mengomentari komentar Setien dan Busquets meskipun sumber yang dekat dengan masalah ini mengatakan para pemangku kepentingan terus membahas rencana untuk kembali ke pertandingan bersama dengan organisasi pemayung liga, European Leagues.

“Tujuan dari La Liga adalah untuk membuat protokol dengan standar setinggi mungkin yang dapat memungkinkan kembali ke pelatihan dan membawa kami dengan cara yang baik, sehat, menuju cahaya di ujung terowongan yang gelap ini,” tambah sumber itu.

Lebih dari 19.000 orang telah meninggal akibat pandemi ini di Spanyol meskipun minggu ini pemerintah melonggarkan persyaratan lockdown yang ketat untuk memungkinkan beberapa usaha kembali berjalan.