Pemain Atletico TOLAK Beri Guard Of Honour Bagi Real Madrid di Derby Madrid!

Pemain Atletico Madrid menolak memberikan “Guard of Honour” atau sambutan penghormatan bagi sang juara Liga Spanyol Real Madrid di El Derbi Madrileno!

Gila Bola – Dengan Real Madrid telah mengamankan gelar juara Liga Spanyol ke-35 mereka, semua mata kini tertuju pada laga Derby Madrid pekan depan di Estadio di stadion Wanda Metropolitano markas Atletico Madrid.

Bahkan sebelum Los Blancos merayakan kesuksesan yang memang pantas mereka dapatkan, sudah ada pembicaraan di beberapa pihak tentang Guard of Honour yang harus diberikan Atletico Madrid kepada sang juara.

Dan meskipun Atletico menunggu untuk mengetahui apa yang akan terjadi menjelang derby, kenyataannya banyak polemik yang terjadi di markas Los Rojiblancos saat harus menyambut rival sekota mereka dengan membentuk Guard of Honour sebelum kick-off.

Untuk lebih jelasnya, guard of honour adalah sebuah upacara sederhana untuk memberi penghormatan bagi klub yang baru saja menjadi juara dari klub lawannya. Biasanya, ini dilakukan pada laga perdana usai kepastian gelar juara telah didapatkan.

Advertisement
SUPERITC SLOT
SUPERITC SLOT

Sang juara, dalam hal ini Real Madrid, akan masuk ke lapangan belakangan, sedangkan tim lawan yang mana adalah Atletico Madrid, akan membentuk dua barisan kiri kanan untuk menyambut skuad Los Blancos masuk lapangan. Pemain dari tim juara akan masuk lapangan dengan tepuk tangan dan ucapan selamat.

Atleti punya beberapa alasan untuk menghindari seremoni Guard of Honour ini yang dianggap menjadi hinaan bagi tim yang melakukannya ketimbang sebuah bentuk respek bagi sang juara. Itulah mengapa hampir seluruh skuat Atletico Madrid menentang gagasan tersebut!

“Guard of Honour untuk Real Madrid? Kami mengucapkan selamat kepada mereka, tetapi kami juga sangat menghormati para penggemar kami,” kata Jose Maria Gimenez di akhir kekalahan 2-0 Atleti saat melawan Athletic Club Bilbao.

“Sebagai kapten, saya termasuk orang yang tidak suka memberi atau menerima Guard of Honour,” kata Jan Oblak. “Tetapi klub akan memutuskan dan kami akan melakukan apa pun yang diperlukan.”

Guard of honour sebenarnya tidak diatur secara resmi oleh pihak FIFA. Tak ada kewajiban bagi klub atau federasi untuk melakukan seremonial seperti ini. Namun, prosesi ini sudah bisa dilakukan sehingga nampak seperti kewajiban atau tradisi.

Dan mungkin tidak boleh dilupakan bahwa Zinedine Zidane, ketika masih menjadi pelatih Real Madrid, menolak memberi Barcelona Guard of Hketika Blaugrana memenangkan gelar La Liga musim 2017-18. Madrid rupanya melakukan balasan saat Barca tidak melakukan hal yang sama ketika mereka memenangkan gelar juara Piala Dunia Antarklub.

BANDARTOGEL77
IBOSport

Klasemen La Liga

SebelumnyaPrediksi Euro 2020: Bakal Ada Juara Baru, Tapi Bukan Perancis
SelanjutnyaTawaran FINAL Man Utd Untuk De Jong, Siap Jadikan Dia Pemain Bayaran Tertinggi di Inggris!