Philippe Coutinho Tak Meyakinkan Saat Bermain di Lini Sayap Barcelona

Gilabola.com – Philippe Coutinho diandalkan Ronald Koeman di babak pertama laga melawan Cadiz, lalu ditarik keluar. Pemain Brasil itu ternyata tak meyakinkan saat dikembalikan ke lini sayap Barcelona yang akhirnya kalah 2-1.

Dalam laga tersebut, Koeman tampaknya menginginkan Coutinho menampilkan lebih banyak permainan melebar. Namun, mantan bintang Liverpool tak berikan apa yang diinginkan pelatih asal Belanda itu.

Coutinho tak beruntung dalam 45 menit pertama laga di kandang Cadiz tersebut.  Dia tak mau mengambil risiko berhadapan satu lawan satu dengan para bek tuan rumah, hingga

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Pemain Brasil itu tidak beruntung dalam 45 menitnya. Dia tidak mengambil risiko satu lawan satu melawan para pembela, hingga permainan menjadi tak seimbang sementara tim harus bisa membuyarkan lini pertahanan lawan yang solid.

Philippe Coutinho kemudian hanya menghasilkan sedikit saja dampak bagi timnya, karena ia tak keluar lebar atau masuk ke dalam barisan pemain lini depan, di mana dia biasanya merasa lebih bebas dalam bermain

Diungkapkan Sport, gelandang serang berusia 28 tahun itupun benar-benar tak nyaman diturunkan di lini sayap. Pelatih sebelumnya, Ernesto Valverde, pernah mencoba memainkannya di posisi tersebut, tapi tak bisa dapatkan hasil maksimal.

Sedangkan Koeman, lebih sering menggunakannya di posisi gelandang serang, tapi dalam pertandingan di kandang Cadiz dini hari tadi, dia digunakan di posisi yang lebih luas dan hasilnya, Barcelona benar-benar menderita.

Saat Coutinho tidak dimainkan di lini sayap musim ini, kecuali hasil imbang melawan Sevilla, Barcelona sukses meraih kemenangan.

Sementara di laga melawan Cadiz, Philippe Coutinho yang ditarik keluar akhirnya digantikan Ousmane Dembele dan ia tampil lebih baik, hingga permainan tim lebih hidup dan menambah permainan melebar skuad Blaugrana. Sayangnya, keputusan Koeman tersebut tak berhasil menyelamatkan Barca dari kekalahan, 2-1.

Kekalahan Barcelona di kandang Cadiz, berarti membuat skuad Koeman gagal melanjutkan catatan kemenangan yang sudah mereka kantongi di tiga pertandingan sebelumnya. Barca pun tetap bertengger di posisi tujuh klasemen sementara La Liga dengan koleksi poin 14 – enam poin di bawah Real Madrid yang ada di urutan ke tiga dan 12 poin di bawah Atletico Madrid yang ada di posisi teratas.

Cadiz sendiri merupakan tim promosi, yang naik ke divisi LaLiga setelah menduduki posisi dua divisi kedua Liga Spanyol musim 2019/2020. Tapi, mereka berhasil membunuh Barcelona dan Real Madrid, dua raksasa terbesar LaLiga, dengan hasil terkininya menang 2-1 atas Lionel Messi dan kawan-kawan.

Kemenangan ini terasa mengejutkan bagi kedua kubu, karena Barca lebih dijagokan menang dalam laga ini. Apalagi skuad Koeman baru saja mencatatkan prestasi hebat di Liga Champions, yang membuat mereka berhasil lolos ke babak 16 besar dengan bermodalkan para pemain lapis kedua di dua laga terakhir melawan Dynamo Kiev dan Ferencvaros.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO