Presiden Barcelona Mimpi Boyong Pulang Guardiola

Gilabola.com – Presiden Barcelona, Joan Laporta, bermimpi datangkan lagi Pep Guardiola untuk kembali tangani skuad Camp Nou musim depan.

Diungkapkan Sport, Laporta yakin pelatih 50 tahun itu opsi terbaik untuk gantikan Ronald Koeman dan menjadi pemimpin di klubnya lagi.

Itu mengapa Laporta meminta Koeman agar mencarikan penggantinya dalam waktu 10 hingga 15 hari mendatang. Sementara Guardiola, saat ini masih terikat kontrak di Manchester City dan akan mengawal timnya berlaga di final Liga Champions melawan Chelsea pada akhir pekan ini.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Tentu saja, karena fokus pada pertandingan itu pelatih yang juga bukukan sukses bersama Bayern Munchen itu dipastikan tak akan mau dengarkan hal-hal lain, termasuk tawaran kerja sama dari Barcelona, sebelum laga final tersebut. Sementara, saat ini, sudah beredar rumor bahwa Guardiola memang akan tinggalkan City pada akhir musim ini.

Di Manchester City, pada November tahun lalu Guardiola telah memperbarui kontraknya hingga tahun 2023. Namun tak ada yang tahu klausul apa yang tercantum di dalam kesepakatan barunya tersebut, hingga dia berpeluang hengkang dari City.

Channel Gilabola di Youtube

Dalam laporan Sport lainnya dijabarkan, Laporta pernah menunjuk Guardiola sebagai pelatih Barca pada tahun 2008, dan seluruh pekerjaannya berikan dampak luar biasa bagi tim Catalan tersebut. Guardiola berhasil membawa Barca bukukan treble dan membawa Blaugrana menangkan begitu banyak trofi dengan luar biasa. Guardiola dan Laporta juga dikabarkan punya hubungan yang sangat baik sejak saat itu.

Saat itu, Laporta seakan berhasil mengubah sejarah Barcelona tepat di hari ketika ia menunjuk Guardiola menjadi pelatih menggantikan Frank Rijkaard. Saat itu Pep masih pelatih muda dengan sedikit pengalaman bersama Barca B, dan keputusan Laporta ketika itu dinilai sangat berisiko. Sangat berisiko!

Namun Guardiola tunjukkan kinerja luar biasa. Dalam empat musim, dia berhasil membawa timnya kantongi hingga 14 gelar juara dan menjadi pelatih terbaik dalam sejarah klub Catalan yang berdiri pada tahun 1899 itu.

Raihan enam gelar juara (sextuple) di tahun 2009 seakan menjadi sukses yang tak akan terulang lagi. Dalam 1.460 hari masa tugasnya di Camp Nou, Guardiola telah menangani 247 pertandingan, menang dalam 179 laga, imbang 47 kali dan hanya kalah di 21 pertandingan. Barca pun mencatatkan rata-rata raihan 2,36 poin per pertandingan ketika itu.

Itulah sebabnya, Laporta sangat ingin Guardiola kembali ke Barcelona. Namun, tampaknya itu hanya mimpi yang mustahil.

Pasalnya, orang-orang terdekat Guardiola mengatakan, ia tak akan kembali ke Barca sebagai pelatih. Dia mendapat tantangan yang sudah dia selesaikan di klub tersebut.

Kini, Guardiola menginginkan tantangan baru, bahkan kemungkinan di tingkat internasional. Sementara jika kembali ke Barca, Guardiola hanya akan kembali sebagai manajer umum sepakbola, misalnya.

Namun, Laporta bukan orang yang gampang menyerang. Dia berpikir, dia mampu meyakinkan Guardiola, untuk kembali ke Barca, dan tetap menjadi pelatih bagi Lionel Messi dan kawan-kawan.

Sementara jika Koeman gagal datangkan penggantinya, termasuk jika Guardiola menolak tawaran Barca, maka pelatih asal Belanda itu akan tetap berada di posisinya saat ini. Sejauh ini memang tak ada alternatif pengganti yang meyakinkan, dan Koeman berpeluang bertahan – dengan segala kelemahannya, untuk membawa Barcelona lalui musim depan dengan prestasi lebih baik.

AHABET
AHABET