PSG Tuntut Real Madrid Sertakan Vinicius, Atau Bayar Kylian Mbappe 2,8 Trilyun!

Gilabola.com – Penyerang Prancis Kylian Mbappe menjadi prioritas transfer Real Madrid untuk bursa transfer musim panas mendatang, namun Paris Saint-Germain akan menuntut harga tinggi untuk mengizinkan bintang mereka pergi ke Santiago Bernabeu.

Raksasa Spanyol Real Madrid bisa memasukkan penyerang muda mereka Vinicius Junior dalam kesepakatan transfer untuk Kylian Mbappe dari Paris Saint-Germain di musim panas mendatang, sebagaimana laporan via ABC Deportes.

Laporan menyebutkan bahwa juara Ligue 1 mematok harga mencapai 2,8 Trilyun, meski kenyataannya bahwa pemenang Piala Dunia 2018 bersama Les Bleus itu kontraknya akan tersisa setahun di akhir musim ini, dengan kesepakatannya akan berakhir pada musim panas 2022 mendatang.

Advertisement
K9Win
K9Win

Pihak Paris Saint-Germain sebenarnya berusaha untuk bisa memperpanjang kontrak penyerang berusia 22 tahun tersebut, namun sejauh ini belum ada kesepakatan hitam di atas putih dan Les Parisiens bisa dipaksa menjualnya pada musim panas 2021 atau kehilangan secara bebas transfer setahun berikutnya.

Di sisi lain, direktur olahraga PSG Leonardo memiliki ketertarikan pada Vinicius Junior dan meminta Real Madrid menyertakan bintang muda Brasil berusia 20 tahun tersebut dalam kesepakatan untuk membiarkan Kylian Mbappe bergabung ke Santiago Bernabeu.

Paris Saint-Germain akan mematok harga 2,8 Trilyun untuk penyerang internasional Prancis mereka dan hanya bersedia menurunkan harga mereka jika pihak Spanyol menyertakan mantan bintang Flamengo dalam kesepakatan uang tunai plus pemain.

Sekedar perbandingan bahwa menurut transfermarkt, harga pasar Kylian Mbappe saat ini 3,08 Trilyun rupiah, sementara Vinicius Junior hanya 684 Milyar rupiah. Akan tetapi Real Madrid mungkin harus bijak dalam transfer ini karena dua alasan. Pertama, kontrak penyerang PSG hanya akan tersisa setahun dan prioritas utamanya adalah Madrid. Kedua, usia Mbappe (22) hanya dua tahun lebih tua dari Vinicius (20) jadi melepas bintang muda berbakat Brasil itu tidak akan menjadi keputusan yang bijak.