Site icon Gilabola.com

Rashford Dibilang Tak Layak ke Barcelona Oleh Legenda MU, Tapi Justru Bersinar?

Rashford Dibilang Tak Layak ke Barcelona Oleh Legenda MU, Tapi Justru Bersinar?

Gilabola.com – Legenda Manchester United, Teddy Sheringham, menyatakan bahwa Marcus Rashford sebenarnya tidak pantas mendapatkan kesempatan pindah ke Barcelona. Ia juga memprediksi arah karier sang pemain pada bursa transfer musim panas mendatang.

Pada paruh kedua musim lalu, Setan Merah meminjamkan Rashford ke Aston Villa setelah hubungan sang pemain dengan mantan pelatih kepala Ruben Amorim memburuk.

Memasuki musim panas, masa depan pemain tim nasional Inggris itu semakin jelas tidak akan berlanjut di Old Trafford. Klub kemudian menyepakati peminjaman selama satu musim ke raksasa Spanyol.

Klausul Transfer Masih Berlaku, Barca Ingin Negosiasi Ulang

Klub asal Catalan memiliki opsi untuk mempermanenkan Marcus Rashford dengan nilai 30 juta euro atau sekitar Rp520 miliar. Namun, kondisi keuangan membuat mereka berusaha mengubah struktur kesepakatan tersebut.

Sempat muncul kabar bahwa klausul pembelian itu sudah tidak berlaku sejak Maret. Akan tetapi, pakar transfer Fabrizio Romano menegaskan bahwa opsi tersebut masih aktif hingga akhir musim.

Ia menjelaskan bahwa kedua klub sepakat klausul itu tetap bisa digunakan. Artinya, jika Barca ingin menebus Rashford kapan pun sebelum musim berakhir, transfer masih bisa dilakukan.

Di balik layar, kesepakatan personal dengan sang pemain sudah tercapai. Negosiasi melibatkan pihak Rashford termasuk keluarganya. Meski begitu, Blaugrana ingin mencari formula baru karena mereka memiliki banyak target penting pada bursa transfer.

Salah satu nama yang masuk radar adalah Alessandro Bastoni untuk posisi bek tengah. Selain itu, mereka juga masih memantau situasi lini depan.

Nama Robert Lewandowski tetap menjadi bagian penting, sementara presiden klub Joan Laporta menjadikan Julian Alvarez sebagai target impian. Namun, klub pemilik sang striker enggan melepasnya pada musim panas ini.

Situasi tersebut membuat Barca lebih memilih untuk merestrukturisasi kesepakatan Rashford dibanding langsung membayar penuh. Sementara itu, pihak United tetap pada pendirian mereka, yaitu hanya menerima transfer permanen, bukan peminjaman ulang.

Performa Positif, Tapi Masa Depan Belum Pasti

Di sisi lain, Rashford disebut merasa nyaman selama bermain di Spanyol. Pelatih Hansi Flick menghargai kontribusinya, bukan hanya dari gol dan assist, tetapi juga fleksibilitas serta sikap profesionalnya.

Sang pemain juga dinilai tidak pernah menimbulkan masalah, termasuk saat harus duduk di bangku cadangan atau diganti. Hal ini menjadi nilai tambah di mata pelatih.

Sheringham: Rashford Beruntung Bisa ke Barca

Sheringham menilai kepindahan Rashford ke klub besar Liga Spanyol itu merupakan keberuntungan yang tidak sepenuhnya pantas didapatkan.

Ia menegaskan bahwa keputusan masa depan pemain bukan bergantung pada pelatih, melainkan pada keinginan Rashford sendiri.

Menurutnya, jika Barca benar-benar mempermanenkan sang pemain, maka itu menjadi sinyal kuat bahwa Rashford tidak ingin kembali ke United.

Ia juga menyoroti performa Rashford yang sempat tampil impresif saat menghadapi Newcastle di awal musim, di mana ia mencetak dua gol dan memberi dampak besar dalam pertandingan tersebut.

Sheringham percaya bahwa jika pihak klub puas dengan performanya, maka kemungkinan besar Rashford akan bertahan di sana secara permanen.

Flick Fokus ke Musim, Enggan Bahas Transfer

Rashford kembali menunjukkan kualitasnya dengan mencetak gol saat Barca menang 2-1 atas Atletico Madrid pada akhir pekan.

Namun, Flick memilih untuk tidak membahas masa depan pemain tersebut. Ia menegaskan fokus utama tim adalah menyelesaikan musim dengan maksimal.

Pelatih asal Jerman itu menyatakan bahwa ia puas dengan kontribusi Rashford sejauh ini, tetapi belum ingin membicarakan langkah selanjutnya.

Exit mobile version