Real Madrid Bidik Pelatih Jerman Gantikan Zidane

Joachim Low masuk radar Real Madrid untuk gantikan Zinedine Zidane.
Joachim Low masuk radar Real Madrid untuk gantikan Zinedine Zidane.

Tak ada yang mustahil dalam sepakbola. Meski mendukung Zinedine Zidane sepenuhnya sebagai pelatih Real Madrid, namun presiden Florentino Perez sudah menyiapkan ‘Rencana B’ jika Zidane berpisah dengan Los Blancos di akhir musim.

Salah satu syarat ‘tidak tertulis’ yang harus dipenuhi Zidane jika ingin tetap bertahan di Santiago Bernabeu musim depan adalah meraih trofi juara, minimal satu trofi dari tiga kompetisi yang mereka ikuti yaitu LaLiga, Liga Champions dan Copa del Rey.

Menurut laporan Don Balon, Perez bakal meminta Zidane mengundurkan diri jika pelatih asal Prancis ini mengakhiri musim 2017-18 tanpa meraih trofi juara.

Peluang Madrid di ajang LaLiga kini sangat tipis setelah mereka tertinggal 10 poin dari Barcelona yang kokoh di puncak klasemen. Di ajang Liga Champions, Madrid berpeluang lolos ke 16 besar, meski performa mereka kini sangat diragukan untuk bisa melaju hingga ke partai final, setelah di laga penyisihan grup H pada 2 November lalu, mereka dikalahkan Tottenham 3-1.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Kini peluang terbesar Los Blancos ada di Copa del Rey, meski saat ini kejuaraan domestik itu baru memasuki fase 16 besar.

Nah, untuk mengantisipasi kepergian Zidane di akhir musim, menurut Don Balon, kini presiden Florentino Perez melakukan pendekatan kepada pelatih Timnas Jerman, Joachim Low. Kabarnya Low sudah lama jadi target Perez.

Dilaporkan bahwa pendekatan awal yang dilakukan Madrid dengan perwakilan Low, telah mendapatkan umpan balik positif. Pelatih Jerman itu memang kabarnya sangat tertarik dengan minat Real Madrid, apalagi dia berencana melatih klub segera setelah Piala Dunia di Rusia tahun depan.

Mereka yang mendukung Perez merekrut Low kabarnya terinspirasi oleh sukses Antonio Conte di Chelsea. Conte berhasil membawa Chelsea meraih juara liga di musim pertamanya setelah dia mengundurkan diri usai empat tahun membesut Timnas Italia.