Gilabola.com – Real Madrid mendapat pukulan baru setelah penyerang andalan mereka, Kylian Mbappe, kembali mengalami cedera dan kemungkinan akan absen di partai lanjutan La Liga melawan Levante, Sabtu malam 17 Januari 2026.
Masalah yang dialami Real Madrid terus bertumpuk di periode penting musim ini, dan kabar terbaru terkait kondisi Kylian Mbappe hanya akan memperkuat kekhawatiran di dalam klub raksasa Spanyol itu.
Diungkapkan Mundo Deportivo, bintang internasional Prancis itu besar kemungkinannya akan absen di pertandingan La Liga berikutnya melawan tim papan bawah di Bernabeu.
Waktunya tentu sangat tidak tepat bagi Madrid, yang masih terguncang akibat kekalahan mengejutkan mereka dari Albacete di semifinal Copa del Rey.
Kekalahan itupun memunculkan pertanyaan tentang kedalaman skuad dan kondisi fisik pemain, karena masalah lutut Mbappe saat ini membuat situasi Madrid menjadi semakin rumit.
Apa yang Terjadi pada Mbappe?
Laporan itu jelaskan, walau ada beberapa peningkatan pada kondisi lututnya, situasi Mbappe masih sangat jauh dari sembuh.
Staf medis klub sampai saat ini tetap berhati-hati menangani masalah Mbappe, terutama mengingat intensitas pertandingan yang akan dilakoni klubnya.
“Walau rasa sakit di lutut kirinya reda, pemain internasional Prancis itu masih belum fit untuk beraksi di pertandingan tingkat tinggi,” demikian pernyataan resmi klub.
Rasa tidak nyaman yang terus-menerus ia alami itu telah membatasi keterlibatan Mbappe dalam pertandingan dan sesi latihan Madrid belakangan ini.
Penyerang berusia 27 tahun itu hanya mampu bermain selama 20 menit terakhir di final Piala Super melawan Barcelona yang digelar di Jeddah, Arab Saudi, akhir pekan lalu.
Beberapa hari kemudian, masalah lutut itu membuat Mbappe benar-benar absen dari pertandingan Copa del Rey, di mana tim yang kini diasuh Alvaro Arbeloa itu alami kekalahan yang menyakitkan dan sangat tidak terduga.
Jadi Bagaimana Sekarang?
Walau Mbappe sudah berlatih tanpa batasan pada hari Kamis waktu setempat, harus diakui ketidaknyamanan pada lutut kirinya belum sepenuhnya hilang.
Baik sang pemain maupun klubnya telah sepakat dalam pendekatan mereka dan tak ingin mengambil risiko yang tidak perlu, walau pertandingan liga yang akan datang sangat penting.
Kehati-hatian itu sebagian besar disebabkan oleh apa yang akan dijalani Madrid ke depannya. Pada pekan depan misalnya, skuad Los Blancos akan lakoni laga penting melawan Monaco di Liga Champions yang akan digelar di Bernabeu – pertandingan yang bisa menentukan perjalanan mereka di ajang Eropa.
Dengan Mbappe yang saat ini sebagai pencetak gol terbanyak tim, melindungi pemain itu untuk pertandingan tersebut tentunya menjadi prioritas utama El Real.
Berikut ini rekam jejak kesuksesan Kylian Mbappe bersama klub sejak awal karirnya sebagai pemain senior:
- 2015–2016 : Monaco II cetak empat gol dalam 12 laga;
- 2015–2018 : Monaco cetak 16 gol dalam 41 laga;
- 2017–2018 : PSG (dipinjamkan) cetak 13 gol dalam 27 laga;
- 2018–2024 : PSG cetak 162 gol dalam 178 laga;
- 2024– kini : Real Madrid cetak 49 gol dalam 52 laga.
Pendapat Kami
Kondisi kebugaran Kylian Mbappe tak menggembirakan ketika Madrid akan lakoni satu lagi laga penting di Liga Champions. Tentunya, pelatih Alvaro Arbeloa berpikir untuk tak memainkan Mbappe di akhir pekan ini, dengan harapan ia bisa andalkan Mbappe di laga kontra Monaco.

