
Real Madrid kembali bergerak di bursa transfer musim panas. Setelah ditinggal dua gelandang andalannya dalam beberapa tahun terakhir, klub raksasa Liga Spanyol itu kini mengincar satu nama muda yang sedang naik daun. Namun, ada satu faktor besar yang membuat langkah mereka belum pasti.
Kepergian Toni Kroos pada 2024 dan rencana pensiunnya Luka Modric pada 2025 membuat Madrid harus mencari sosok baru di lini tengah. Selama beberapa bulan terakhir, manajemen klub menyusun daftar pemain incaran. Salah satu nama yang masuk dalam prioritas utama adalah Kees Smit.
Gelandang muda milik AZ Alkmaar itu menarik perhatian banyak klub elite Eropa. Meski sudah lama memantaunya, Madrid kini menghadapi persaingan ketat yang bisa mengubah rencana mereka.
Kees Smit, Bintang Muda yang Terus Meroket
Real Madrid sebenarnya sudah mengamati Kees Smit sejak musim panas lalu. Saat itu, pemain asal Belanda tersebut tampil menonjol bersama tim nasional Belanda di ajang Piala Eropa U-19.
Meski terkesan dengan performanya, Madrid memilih menunda langkah. Keputusan itu justru membuat mereka harus menghadapi situasi yang lebih sulit. Sejak saat itu, Smit tampil semakin matang bersama AZ Alkmaar dan menunjukkan perkembangan pesat di level klub.
Penampilan konsistennya membuat dua klub Inggris, Chelsea, Liverpool dan Arsenal, ikut masuk dalam perburuan. Ketiganya bahkan disebut sudah menyiapkan rencana transfer lebih serius dibanding Madrid.
BACA JUGA: Kees Smit Jadi Rebutan Klub Premier League, Chelsea Paling Depan!
Harga Tinggi Jadi Batu Sandungan Madrid
Salah satu alasan utama keraguan Real Madrid adalah banderol yang dipasang AZ Alkmaar. Klub Belanda tersebut dikabarkan mematok harga hingga 75 juta euro untuk sang gelandang muda.
Jika dikonversikan, nilai tersebut setara dengan sekitar Rp1,3 triliun. Angka ini dinilai terlalu tinggi untuk pemain yang belum membuktikan diri di level kompetisi terbesar Eropa.
Pihak Madrid sebenarnya tidak asing mengeluarkan dana besar untuk pemain muda berbakat. Namun, mereka menilai investasi sebesar itu terlalu berisiko untuk pemain yang masih berada di tahap pengembangan.
Statistik dan Pertimbangan Masa Depan
Hingga saat ini, Kees Smit baru mencatatkan 62 penampilan di level senior sepanjang kariernya. Usianya juga masih sangat muda, baru menginjak 20 tahun.
Dalam beberapa bulan ke depan, performa Smit akan menjadi faktor penentu. Jika ia mampu menunjukkan konsistensi dan kualitas di laga-laga penting, Madrid bisa saja berubah pikiran.
Secara finansial, Los Blancos tidak memiliki masalah untuk menebus harga tersebut. Namun, manajemen ingin memastikan bahwa setiap euro yang dikeluarkan benar-benar sepadan dengan kualitas pemain.
Musim Panas Mahal Menanti Real Madrid?
Selain mencari gelandang baru, Real Madrid juga berencana mendatangkan bek tengah dan memulangkan Nico Paz dari Como. Jika semua rencana itu terwujud, bursa transfer musim panas mendatang bisa menjadi salah satu yang termahal bagi klub.
Keputusan soal Kees Smit akan menjadi bagian penting dari strategi tersebut. Apakah Madrid akan berani mengambil risiko besar, atau memilih opsi yang lebih aman, masih harus ditunggu.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!