Real Madrid Masih Bermimpi Datangkan Neymar

Real Madrid Masih Bermimpi Datangkan Neymar

Gilabola.com – Real Madrid disebut-sebut masih bermimpi datangkan mantan bintang rival sengitnya Barcelona, Neymar, ke Santiago Bernabeu.

Hal ini diungkapkan Wagner Ribeiro,  mantan agen Neymar yang mengungkapkan hal itu kepada ESPN akhir pekan ini. Dalam program acara ‘Canal do Nicola’, ia mengaku bertemu dengan Florentino Pérez yang mencoba dapatkan celah merekrut pemain asal Brasil tersebut.

“Saya pergi ke Madrid beberapa kali, karena Florentino terus bermimpi untuk datangkan Neymar. Tahun lalu saya bersamanya, pada bulan Mei, di kantornya, dia bahkan mengatakan kepada saya bahwa dia akan terus bermimpi datangkan Neymar,” tandas Ribeiro, seperti dilansir AS.

Diario As juga melaporkan, beberapa kali pula pertemuan telah dilakukan antara Ribeiro dengan Perez terkait rencana transfer tersebut.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

“Real Madrid memanggil saya beberapa kali (sebelum dia akhirnya pindah ke Barcelona). Hari ini, harga awal Neymar untuk PSG sebesar 164 juta Euro. Ini harga yang tidak terekam setahun yang lalu,” ungkapnya.

Ribeiro kemudian ungkapkan, bagaimana dia berhasil membawa Neymar pindah dari Santos ke Barcelona dan hadapi banyak tawaran untuk penyerang yang kini berusia 28 tahun tersebut.

“Ada banyak tawaran. Saya menerima tawaran resmi dari Chelsea ketika saya berada di New York, tepat di hari ketika Neymar memulai debutnya bersama Timnas Brasil di tahun 2010,” tambah Ribeiro.

“Mereka ajukan tawaran, kami mempelajarinya, tapi pada akhirnya kami tidak memutuskan apapun. Pada kesempatan itu, kami tunjukkan tawaran itu kepada ayah Neymar, dan Neymar-nya sendiri. Kemudian tawaran lain datang, waktu itu dari Bayern Munchen, lalu Juventus, dan saya perah mengadakan pertemuan dengan mereka di Turin,” ujarnya.

Tentu saja, Ribeiro selalu manjaga kualitas dan nama baik Neymar. Hal itu juga kembali ia lakukan dalam wawancara bersama ESPN tersebut.

“Dia jauh lebih baik dibandingkan (Lionel) Messi dan Cristiano Ronaldo. Saya belum pernah melihat Neymar bermain buruk. Dia melakukannya saat masih di Santos, dia selalu tidak seimbang, dia sering mendapat pukulan, tapi dia terus mencetak gol dan assist. Lalu kami juga melihat penampilan apiknya bersama Barcelona dan PSG,” ujar Ribeiro, yang sayangnya tak menyebutkan mengapa Neymar akhirnya tak jadi gabung Real Madrid.