Real Madrid Menang Beruntun, Perlukah Santiago Solari Diganti?

Real Madrid Menang Beruntun, Perlukah Santiago Solari Diganti?

Florentino Perez terus mencari pelatih baru bagi Real Madrid setelah kepergian Julen Lopetegui, namun Santiago Solari berhak untuk melatih Real Madrid hingga akhir tahun ini.

Pada awalnya Solari dimaksudkan sebagai pengisi sementara di saat Perez sedang mencari pilihan manajer pengganti, tadinya ia menargetkan Antonio Conte namun ditolak.

Solari yang awalnya sebagai pelatih Castilla dengan kepercayaan diri dan ketenangan tertinggi berhasil mengatarkan Sergio Ramos dkk kembali ke jalur kemenangan.

Setelah bencana El Clasico, Los Blancos bangkit kembali secara bertahap dengan meraih tiga kemenangan beruntun di semua kompetisi, mencetak 11 gol dalam proses tersebut.

Sebelumnya Solari, Lopetegui memperparah rekor puasa gol Real Madrid, yang berlangsung sekitar 482 menit pertandingan tanpa gol.

BACA:  Alexis Sanchez Tawarkan Diri ke Real Madrid

Melilla, Real Valladolid dan Viktoria Plzen memang bukanlah lawan berat yang seimbang, namun kepercayaan diri yang begitu rendah di Valdebebas bisa saja Madrid belum tentu menang jika masih dipegang oleh Lopetegui.

Solari diberi tugas berat, ia harus menghentikan pendarahan yang dialami Los Blancos sementara semua peluang meraih trofi di atas catatan masih dapat dimenangkan secara realistis.

Masih harus dilihat bagaimana klasemen Liga Spanyol akhirnya akan terbentuk, terutama dengan Barcelona yang duduk nyaman di puncak klasemen, pelatih asal Argentina ini juga telah mengatarkan Madrid ke fase knockout Liga Champions.

Sekarang semua tujuan berubah, fokus utamanya sekarang adalah menutup kesenjangan antara Real Madrid dan Barcelona di liga domestik dan sepertinya Solari akan diberikan waktu sampai akhir tahun ini.

BACA:  Antonio Conte Ungkap Kenapa Tega Tolak Lamaran Real Madrid

Salah satu alasan mengapa pelatih baru belum ditunjuk adalah karena mereka yang berkuasa di Los Blancos sadar bahwa peningkatan performa di beberapa laga terakhir ini bisa dengan cepat berubah, dan mungkin perlu dorongan dengan mendatangkan pelatih kelas dunia yang terkenal.

Terlepas dari awal kiprahnya sebagai pelatih yang sangat meyakinkan, posisi Solari belum solid karena pengulangan seperti saat Zinedine Zidane dari Castilla menjadi pelatih Real Madrid kemudian memenangkan beberapa Liga Champions bukan sesuatu hal yang mudah terulang.

Piala Dunia Klub pada bulan Desember adalah kesempatan lain untuk mengangkat trofi bergengsi, meskipun kegagalan di Abu Dhabi dapat semakin merusak harapan Solari untuk mengamankan posisinya secara permanen.

BACA:  Real Madrid Tanpa Nacho Fernandez di Piala Dunia Klub 2018

Para pemain umumnya mendukung pemain berusia 42 tahun itu seperti yang telah dijelaskan dengan beberapa wawancara berikut saat kemenangan terakhir.

“Kami bekerja seolah-olah Solari akan tinggal bersama kami untuk seluruh musim,” Nacho menegaskan setelah kemenangan melawan Melilla

“Mengapa dia [Solari] tidak berlanjut sampai akhir musim?” tanya Karim Benzema setelah pembantaian 5-0 Viktoria Plzen.

Untuk saat ini Los Merengues akan fokus dengan Piala Dunia Antar Klub dan La Liga Santander, dan selama hasil dan suasana di sekitar Valdebebas membaik, Solari dapat mengamankan posisinya sedikit lebih lama.