Real Madrid Pikir-pikir Mauricio Pochettino Jadi Pengganti Zidane

Real Madrid Pikir-pikir Mauricio Pochettino Jadi Pengganti Zidane

Real Madrid sedang pikir-pikir untuk menunjuk Mauricio Pochettino sebagai pengganti Zinedine Zidane andai pelatih asal Prancis itu dipecat sebelum musim ini berakhir.

Kekalahan Los Blancos pada leg pertama 16 besar Liga Champions di tangan Manchester City masih berasa pedih, meski tim raksasa Liga Spanyol itu kemudian berhasil menang dua gol tanpa balas atas musuh besarnya, Barcelona, pada El Clasico hari Senin (1/3).

Kekalahan dari City ini dilaporkan membuat skuad Real Madrid mengalami ketegangan internal dengan sejumlah pemain senior mempertanyakan taktik Zinedine Zidane pada musim ini. Demikian juga presiden Florentino Perez tidak selalu sepakat dengan pelatih Prancis tersebut dalam beberapa hal.

Jika ditengok ke belakang, eks gelandang Les Bleus ini sukses mempersembahkan tiga trofi Liga Champions beruntun dalam tempo dua setengah tahun, sebelum mengundurkan diri pada musim panas 2018.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Sembilan bulan kemudian ia kembali untuk periode kedua jabatannya di Santiago Bernabeu. Saat ini meski Los Blancos menduduki peringkat pertama klasemen Liga Spanyol, tapi mereka sudah tersingkir dari Copa del Rey di tangan Real Sociedad pada bulan lalu dan takluk dari Levante serta ditahan imbang Celta Vigo di kandang.

Menanggapi semua perkembangan itu, petinggi Real Madrid sudah mulai mencari pengganti Zinedine Zidane dan satu nama yang muncul adalah Mauricio Pochettino.

Juru taktik asal Argentina ini bukan sosok asing di Liga Spanyol sebab ia pernah menangani RCD Espanyol dan sempat masuk radar Barcelona sebagai pengganti Ernesto Valverde. Sayangnya Pochettino jauh-jauh hari menolak menangani Lionel Messi dan kawan-kawan karena keterikatan emosionalnya dengan Espanyol, rival sekota Barca.

Pochettino juga sempat didekati oleh direksi Real Madrid sebelum kepulangan Zidane untuk periode kedua, tapi menolak tawaran karena masih terikat kontrak bersama Tottenham Hotspur.

Namun kini ia berstatus pengangguran sejak November silam setelah ditendang The Lilywhites setelah membawa klub asal London itu masuk ke partai final Liga Champions musim silam.