Real Madrid Salah Pilih Pemain

Real Madrid Salah Pilih Pemain

Gilabola.com – Real Madrid tampaknya salah pilih pemain. Ini terlihat dari statistik yang diperlihatkan Thibaut Courtois jika dibandingkan dengan kiper sebelumnya, Keylor Navas.

Statistik yang dibukukan setelah 43 pertandingan memperlihatkan, Courtois lakoni awal musim yang lebih buruk dibandingkan Navas saat ia memulai karirnya di Madrid. Padahal di musim ini, El Real putuskan untuk memainkan Courtois sebagai kiper pertama, dan melepas Navas ke PSG.

Statistik yang dilansir AS menyebutkan, kiper asal Belgia itu kebobolan hingga 59 gol di awal karirnya di Bernabeu. Sedangkan Navas, hanya kebobolan 31 gol dalam jumlah pertandingan yang sama, 43 laga.

Courtois tampaknya telah membiarkan cengkeramannya terhadap bola menjadi longgar di bawah mistar gawang Madrid, hingga pelatih Zinedine Zidane pun putuskan untuk mainkan Alphonse Areola menggantikan Courtois dalam laga melawan Granada, Sabtu (5/10) malam, yang berakhir dengan kemenangan Madrid, 4-2.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Rata-rata kedua kiper itu juga terpisah jauh, hingga bermil-mil, di mana Courtois kebobolan gol lawan setiap 65 menit. Sedangkan Navas, yang harus merelakan tempatnya diambil alih kiper Belgia itu musim ini, kebobolan satu gol lawan setiap 90 menit. Tentunya, terdapat perbedaan hingga 25 menit di antara kedua shot-stoppers itu, dan jarak tersebut sangat tidak signifikan.

Clean sheet juga menjadi masalah lain yang dialami Courtois di Real Madrid. Dalam 43 pertandingan pertama Navas, kiper asal Kosta Rika itu berhasil bukukan 20 clean sheet. Sementara Courtois, hanya mampu mengelola 12 clean sheet saja dalam jumlah pertandingan yang sama.

Terkait jumlah tembakan per gol, Courtois memungkinkan satu gol terjadi di setiap tiga tembakan pemain lawan. Sedangkan Navas, kebobolan satu gol dalam setiap empat tembakan lawan.

Sejak datang ke La Liga, Courtois bersama 18 penjaga gawang lainnya telah dihujani tembakan pemain lawan setidaknya hingga 100 kali. Dari 19 kiper tersebut, Courtois memiliki tingkat penyelamatan terburuk, dengan tingkat penyelamatan hanya 62,1 persen.

Sedangkan yang terbaik –  seperti yang diperkirakan banyak orang, adalah kiper Atletico Madrid, Jan Oblak, dengan tingkat penyelamatan hingga 80 persen.

Courtois tidak bermain lebih dari tiga pertandingan tanpa kebobolan gol. Ini catatan terbaiknya, dan terlepas dari itu, dia tidak pernah bermain lebih dari satu laga tanpa kebobolan setidaknya satu gol.

Sementara Navas, bermain selama 534 menit tanpa membiarkan satupun gol melewatinya, dan ini menjadi salah satu catatan terbaik dalam sejarah El Real. Dia juga memiliki catatan waktu 737 menit tanpa kebobolan di Liga Champions, dan itu menjadi kedua terbaik dalam sejarah klub. Dia hanya 116 menit dari rekor yang sebelumnya dibukukan Jens Lehmann.

Pertahanan Real Madrid sangat mengerikan selama musim ini, yang tidak bisa diatasi pemain Belgia tersebut. Hal inilah yang membuat fans Madrid bersiul ke arah Courtois selama laga melawan Club Brugge.

“Inilah apa adanya dan dia tahu itu,” kata Zidane, yang perlu memulihkan versi terbaik Courtois jika mereka ingin tetap punya harapan bersaing memperebutkan gelar musim ini.