Real Madrid Terpuruk Gara-gara 5 Pemain Ini

El Clasico, Real Madrid, Sergio Ramos, Thibaut Courtois

Real Madrid kini menghuni urutan 9 klasemen Liga Spanyol, gagal menang enam kali dari tujuh laga terkininya di semua kompetisi. Dan inilah lima pemain yang diduga bikin Los Blancos terpuruk, berasal dari lima negara berbeda.

Real Madrid dipermalukan Barcelona pada laga El Clasico tadi malam, kalah dengan skor 5-1. Ini berarti Los Blancos sudah mengalami empat kekalahan beruntun di ajang La Liga saja, lima dari enam pertandingan di semua kompetisi. Satu-satunya kemenangan adalah lawan Viktoria Plzen di ajang Liga Champions.

Dalam enam laga itu Real Madrid hanya mampu menceploskan empat gol, dengan tiga di antaranya berasal dari bek kiri asal Brasil, Marcelo Viera.

Advertisement
advertisement
advertisement

Menurut laporan Squawka.com, ada lima pemain yang patut disalahkan untuk penampilan buruk Real Madrid akhir-akhir ini. Mereka berturut-turut datang dari Belgia, Prancis, Spanyol, Kroasia, dan Wales.

Thibaut Courtois

  • Thibaut Courtois, mantan kiper Chelsea ini datang dengan reputasi bagus, tapi dengan segera terlihat bahwa Real Madrid terlalu besar untuknya. Julen Lopetegui membagi kedua kipernya secara rata. Keylor Navas untuk tugas-tigas LIga Champions, Courtois di La Liga, tapi sebagai akibatnya lini belakang kesulitan menemukan ritme karena gonta-ganti kiper terus menerus.

Raphael Varane

  • Raphael Varane adalah bek andalan Prancis saat Piala Dunia tapi segalanya berubah setelah itu. Dia dikalahkan oleh Diego Costa pada Super Cup UEFA dan penampilan memburuk setelah itu, kebobolan 14 gol dalam 10 penampilan Los Blancos. Saat El Clasico kemarin ia bahkan ditarik keluar saat setengah main.

Sergio Ramos

  • Sergio Ramos adalah orang yang berdiri paling depan membela Julen Lopetegui saat di timnas Spanyol, dan yang menyambutnya paling hangat saat datang ke Bernabeu. Tapi ia juga jadi penyebab banyak kekalahan Los Blancos. Sejak kepergian Cristiano Ronaldo, Ramos suka maju jauh ke depan, mengambil tendangan bebas, menanduk bola saat sepak pojk. Semua itu menyebabkan ia harus sering meninggalkan posnya di posisi bek tengah dalam kondisi kosong.

Luka Modric

  • Luka Modric terpilih sebagai pemain terbaik pada Piala Dunia 2018, tapi penampilannya di klub tidak bisa mencerminkan hal itu. Kalau menurut istilah Squawka, ia terlihat seperti pemain yang tiga tahun lebih tua usai Piala Dunia Rusia. Ia kelelahan, terlihat uzur, tak mampu bertahan atau mengirimkan passing secara sepantasnya.

Gareth Bale

  • Gareth Bale tampak seperti bintang yang akan bersinar usai kepergian Ronaldo. Tapi ternyata tidak. Ketika beban itu jatuh ke pundaknya sepanjang musim, sang pemain Wales gagal menggantikan bintang Portugal. Real Madrid tumpul. Hanya 14 gol dalam 10 pertandingan memperlihatkan segalanya.