RFEF Tertarik Hukum Pemain La Liga Yang Kritik Wasit

RFEF Tertarik Hukum Pemain La Liga Yang Kritik Wasit

RFEF alias PSSI-nya Spanyol mulai tertarik menghukum semua pemain La Liga yang mengkritik wasit. Banyaknya keluhan atas keputusan wasit menjadi perhatian utama di dunia sepakbola Liga Spanyol musim ini.

Pengenalan VAR ke Liga Spanyol tidak melakukan apa pun untuk menyederhanakan acara di lapangan dan malah menambah kontroversi, jika ada. Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) sedang berpikir untuk mengikuti contoh yang ditetapkan di Inggris dengan membagikan skorsing kepada pemain yang mengkritik wasit dan keputusan mereka tak bisa ditawar-tawar.

Luis Rubiales, presiden RFEF, terus memberikan dukungannya yang tak tergoyahkan kepada para pejabat pertandingan Spanyol tetapi Komite Teknis Wasit (CTA) ingin ada tindakan lebih lanjut. CTA telah mengadu ke Departemen Integritas, panel yang menangani kekerasan dalam permainan, untuk memberikan hukuman yang serupa kepada mereka yang mengkritik wasit.

RFEF bela penggunaan VAR yang kontroversial

Ada beberapa insiden musim ini yang mencuri perhatian publik seperti presiden Malaga Abdullah Al Thani dan presiden Getafe Angel Torres yang diberikan denda. Keduanya kedapatan mengecam wasit di media sosial, dengan Al Thani menerima denda hanya 200 euro untuk yang ia lakukan.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Seruan untuk hukuman yang lebih berat datang setelah akun media sosial Atletico Madrid menyoroti momen kontroversial yang menimpa mereka selama derby Madrid lawan Real Madrid. CTA bersikeras bahwa VAR membuat semua keputusan kunci mereka benar, termasuk panggilan penalti pada Vinicius Junior dan Alvaro Morata yang keduanya bertentangan dengan tuan rumah.

Belum dipastikan kembali kapan pihak RFEF akan jadi menerapkan hukuman di La Liga nantinya. Meski belum disahkan, namun hal ini sudah membuat banyak klub dan pemain gusar.