
Gilabola.com – Situasi ruang ganti Real Madrid dikabarkan makin panas setelah insiden Federico Valverde dengan Aurelien Tchouameni. Bahkan, beberapa pemain senior Los Blancos disebut sudah meminta klub menjual Valverde pada bursa transfer musim panas mendatang.
Kabar mengejutkan itu muncul setelah pertengkaran Valverde dan Tchouameni di tempat latihan pekan lalu. Insiden tersebut bahkan membuat gelandang asal Uruguay itu harus menjalani perawatan rumah sakit.
Real Madrid sebelumnya telah mengonfirmasi Valverde mengalami trauma kranioensefalik atau gegar otak ringan, yang membuatnya harus menepi hingga dua pekan.
Kejadian Sebenarnya
Valverde mencoba meredam isu yang berkembang liar. Dalam pernyataan panjang di Instagram, wakil kapten Madrid itu membantah dirinya dan Tchouameni saling baku hantam.
“Dalam pertengkaran itu saya tanpa sengaja membentur meja, yang menyebabkan luka kecil di dahi saya sehingga harus menjalani pemeriksaan di rumah sakit,” tulis Valverde.
BACA JUGA: Kisah Federico Valverde: Dari Pemalas di Montevideo hingga Jadi Bintang Real Madrid
“Rekan setim saya tidak memukul saya, dan saya juga tidak memukul dia. Saya paham orang lebih mudah percaya kami berkelahi, tapi itu tidak terjadi.”
Valverde juga mengaku sangat menyesal dengan situasi yang terjadi di internal klub.
“Saya minta maaf dari lubuk hati terdalam karena situasi ini menyakitkan bagi saya. Real Madrid adalah salah satu hal terpenting dalam hidup saya,” lanjutnya.
Denda Fantastis untuk Valverde dan Tchouameni
Akibat keributan tersebut, Valverde dan Tchouameni sama-sama dijatuhi denda sebesar 500 ribu Euro atau sekitar Rp10 miliar.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, juga mencoba menenangkan situasi jelang El Clasico. Ia menegaskan tidak ingin “membakar pemainnya di tiang pancang” akibat insiden tersebut.
BACA JUGA: Fans Barca Pasti Tertawa! Dua Gelandang Terpenting Real Madrid Ribut Jelang El Clasico
Meski pihak klub disebut belum memiliki rencana menjual Valverde ataupun Tchouameni, ternyata tidak semua pemain setuju dengan keputusan itu.
Jurnalis Ramon Alvarez de Mon mengungkapkan ada beberapa sosok berpengaruh di ruang ganti Madrid yang mendesak klub melepas Valverde musim panas nanti.
“Ada pemain penting di ruang ganti Real Madrid yang meminta klub menjual Valverde musim panas ini. Situasinya sangat sensitif karena rekam jejak Valverde di Madrid,” tulis Ramon Alvarez de Mon di X.
Ruang Ganti Madrid Terbelah
Laporan itu juga mengungkap adanya kubu-kubuan di internal Real Madrid sejak era Xabi Alonso masih menangani tim.
Valverde disebut menjadi salah satu pemain yang berseberangan dengan Alonso, bersama Vinicius Jr.
Sementara itu Tchouameni, para pemain Prancis, Thibaut Courtois, serta para rekrutan anyar justru berada di pihak Alonso dan mendukung metode kepelatihannya.
BACA JUGA: Real Madrid Jatuhkan Hukuman Berat Bagi Federico Valverde dan Aurélien Tchouaméni
Perpecahan itu ternyata belum hilang meski Alonso sudah hengkang di tengah musim. Situasi internal klub disebut masih toksik dan belum mampu dibenahi sepenuhnya oleh Arbeloa.
Nama Valverde sendiri mulai dikaitkan dengan sejumlah klub usai insiden panas tersebut. Sedangkan Manchester United dikabarkan tertarik memboyong Tchouameni.
Walaupun begitu, posisi Valverde sebenarnya masih cukup kuat di Santiago Bernabeu. Gelandang berusia 27 tahun itu masih terikat kontrak hingga 2029 dan memiliki klausul pelepasan fantastis mencapai 1 miliar Euro.
Ikuti Gilabola.com di Google News
