Sergio Ramos Dukung Gareth Bale Terus Di Real Madrid

Sergio Ramos Dukung Gareth Bale Terus Di Real Madrid

Gilabola.com – Sergio Ramos dukung Gareth Bale terus berseragam Real Madrid. Klub Liga Spanyol itu masih memerlukan jasa sang bintang.

Sergio Ramos yang merupakan kapten Real Madrid telah menegaskan pentingnya peran Gareth Bale di skuad Zinedine Zidane. Ramos juga mendoakan sang pemain Timnas Wales akan mendapatkan waktu lebih banyak lagi untuk unjuk gigi bersama klub raksasa La Liga tersebut.

Sang kapten bahkan memberikan Bale label sebagai pemain terhebat yang pernah ia kenal selama ini. Ia sekalian mendukung Bale untuk terus berjuang setelah menurun di musim sebelumnya.

Ramos belum lupa masa kelam Bale saat akan ditendang ke klub Liga Super China. Meski berpeluang terjadi, namun sang pemain Wales akhirnya tetap berkarir di Santiago Bernabeu.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Sempat tidak diinginkan pelatih Zinedine Zidane, Bale fokus unjuk gigi dan terbukti sanggup berikan gol di awal musim. Ia turun dalam tiga laga Los Blancos, mencetak gol juga di laga skor imbang 2-2 saat melawan Villareal.

Sergio Ramos minta Gareth Bale diberikan kebebasan atas kehidupannya

“Kalau menurut saya pribadi, Bale itu adalah pemain terhebat dan dia masih sangat penting untuk klub sepanjang tahun-tahun dirinya bersama kami,” bela Ramos melalui Daily Mail dan Goal.

“Kita bisa menemukan banyak kabar di media tentang dunia bola. Beberapa benar, sebagian tidak benar juga. Kita tinggal di dunia ini dan harus berusaha berada di atas semua pemberitaan itu.”

“Terserah pada apa saja yang sudah terjadi kepada Gareth, saya pikir waktu yang akan berbicara nantinya. Terserah pada apa saja yang sudah dilakukan seorang pemain dalam kehidupan pribadinya, saya pikir tetap perlu dihormati dan bahkan tak perlu dibicarakan lagi.”

“Kami bebas melakukan apa saja yang kami kami di waktu senggang kami. Jelas, secara profesional, kalian utang budi pada tim, pada klub juga, dan kalian harus tetap jujur sejujur-jujurnya. Terserah pada pemain itu sendiri untuk pulang dengan pikiran jernih atau tidak,” pungkasnya.