Sergio Ramos Ingin Zidane Tetap Latih Real Madrid Bertahun-Tahun

Sergio Ramos Ingin Zidane Tetap Latih Real Madrid Bertahun-Tahun

Gilabola.com – Bek tangguh Real Madrid, Sergio Ramos berharap agar Zinedine Zidane tetap menjadi pelatih kepala klubnya hingga jangka waktu yang sangat lama. Ia pun menilai pria berkepala pelontos tersebut layak mendapatkan penyegaran masa kerja.

Keinginan Ramos bisa dibilang sangat masuk akal. Pasalnya, peran Zidane di El Real benar-benar sangat luar biasa kontribusinya. Dimana kala aktif sebagai pemain, ia sudah mempersembahkan berbagai gelar juara penting seperti La Liga, Super Copa Espana dan Liga Champions. Ditambah lagi dengan gelar individu yang tak terhitung.

Hal yang sama pun saat dirinya di dapuk menjadi juru racik. Tercatat pria asal Perancis itu sudah memberikan trofi bergengsi semisal La Liga 1 kali, Liga Champions 3 kali, Piala dunia antar klub 1 kali, Super Copa Espana dan Super Cup.

Akan tetapi kabarnya masa kerja pria berusia 47 tahun itu enggan di perpanjang lagi. Dimana klub dilaporkan ingin sekali mempunyai nahkoda yang baru. Seperti diketahui kontrak sang pelatih sampai 2022 mendatang.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Namun hingga saat ini petinggi klub pun belum melakukan pembicaraan untuk kembali memakai jasanya lagi. Tentu saja hal ini langsung membuat Ramos khawatir. Dengan begitu, ia pun berharap agar tetap bisa bekerja sama dengan Zidane hingga dirinya gantung sepatu nanti.

“Zidane adalah pelatih yang fantastis,”Kata Sergio Ramos kepada media jelang El Clasico.

“Bukan hanya karena statistik dan semua trofi yang telah kita menangkan bersamanya, tetapi juga karena dia ada disini selama bertahun-tahun sebagai pemain.

“Dia [Zidane] bekerja di ruang ganti dengan sangat bagus. Dia merasa istimewa dalam hal ini, dia menjalaninya sebagai pemain, dan sekarang dia mengelolannya sebagai pelatih. Tidak semua orang bisa melakukan hal ini.”Tandasnya.

Sementara itu, Zidane sendiri pada musim ini benar-benar sangat kesulitan untuk meramu strategi. Pasalnya para pemain anyarnya belum mampu sepenuhnya nyetel dengan taktik yang diberikannya.

Hal ini di buktikan dengan macetnya keran gol yang di miliki oleh Luka Jovic yang mana di daratkan dari Eintracht Frankfurt pada awal musim panas lalu.

Ditambah lagi, kini Eden Hazard tengah mengalami cedera serius. Dimana ia bisa absen hingga kompetisi La Liga berakhir. Sedangkan Madrid sendiri kini masih berada di urutan kedua dengan torehan 53 poin.