Sevilla Menang Beruntung 1-0 Berkat Gol Pemain Jelmaan Zidane

Sevilla Menang Beruntung 1-0 Berkat Gol Pemain Jelmaan Zidane

Sevilla sungguh beruntung bisa menang 1-0 atas Granada pada Sabtu (24/8) dinihari berkat gol pemain jelmaan Zinedine Zidane. Lihat.

Sevillistas dikejutkan oleh perlawanan kuat tuan rumah Granada. Mereka melawan dengan kuat dan gagah berani tim tamu yang disebut-sebut akan menjadi kompetitor tiga besar Liga Spanyol, yang selama ini didominasi Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid. Boleh kita sebut bahwa Sevilla menang beruntung pada Sabtu dinihari ini.

Granada Club de Fútbol, S.A.D. adalah pendatang baru setelah sekian musim terlempar keluar dari LaLiga, tapi mereka bermain seolah-olah tim yang sudah lama berkecimpung di divisi elit sepak bola Spanyol tersebut. Tuan rumah Granada sedikit lebih unggul dalam dominasi bola dengan 51%. Tapi hanya mampu melepaskan dua serangan on target selain enam lainnya meleset dari sasaran.

Sebaliknya, Sevilla melepaskan lima tembakan on target tapi hanya satu yang berujung gol, melalui serangan Joan Jordan pada menit 51. Gol ini diawali oleh sebuah umpan terobosan dari Jordan ke arah Luuk de Jong. Ia menembak tapi bola diblokir tepat waktu dan menyebabkan pemain Belanda tersebut terjatuh di dalam kotak penalti. Wasit tidak menghentikan pertandingan karena situasi tengah menguntungkan Los Nervionenses.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Bola liar kemudian disambar oleh Joan Jordan ke arah gawang yang mengangkang lebar. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu dan itu terbukti menjadi satu-satunya gol Los Rojiblancos di kandang Granada, tadi malam. Sevilla menang beruntung.

Joan Jordan, yang musim lalu masih menjadi pemain Eibar setelah mentas dari akademi junior Espanyol beberapa tahun silam, disebut-sebut sebagai pemain jelmaan Zinedine Zidane. Julukan itu diperolehnya setelah viral gayanya menghentikan bola saat menghadapi Luka Modric dari Real Madrid musim lalu mirip dengan “Zidane turn”. Lihat deh.

Granada merespons kebobolan gol tadi dengan memasukkan Darwin Machis, yang menyebabkan fans Sevillistas berdebar saat tuan rumah mengejar gol penyeimbang, tetapi pemain sayap itu tidak akurat di sepertiga akhir.

Sevilla memilih untuk bertahan jauh lebih ke belakang dan lebih dalam ketika tim tuan rumah berusaha mencetak gol balasan. Meski begitu, pasukan Julen Lopetegui tersebut selalu terlihat berbahaya saat melakukan serangan balik sekali pun selalu gagal mencetak gol yang mengakhiri kemenangan.

Granada minta penalti di menit akhir waktu tambahan untuk insiden tarik jersey yang diderita Antonio Puertas, tetapi tidak ada intervensi dari VAR dan Sevilla membawa pulang tiga poin dalam tandang jarak dekatnya ke Granada.

Dengan hasil ini Sevilla meloncat ke urutan teratas klasemen Liga Spanyol dengan perolehan enam poin, hasil dari dua kali menang. Los Rojiblancos mengalahkan Espanyol pada laga perdana musim.