Skenario Real Madrid Nanti Malam Meraih Gelar Juara Liga Spanyol ke-35 Kali, atau Atletico 11 Kali

Gilabola.com – Pantengin layar ponsel Anda pada Sabtu malam 22 Mei 2021 mulai pukul 23.00 saat dua pertandingan Liga Spanyol merupakan laga penentuan juara. Beginilah skenario yang akan membuat Real Madrid merebut gelar juara ke-35 kalinya sepanjang sejarah.

Kemenangan bagi Atletico di Real Valladolid, tim yang terancam degradasi, akan mengamankan gelar liga pertama Rojiblancos sejak 2014 – dan gelar kedua di bawah kepemimpinan Diego Simeone, yang telah melatih mereka sejak 2011. Itu hanya merupakan gelar nomor 11 bagi Atletico sepanjang sejarah La Liga.

Semua kecuali kemenangan atau tiga poin akan memberi peluang juara bagi musuh besar mereka Real Madrid, yang menjamu Villarreal.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Atletico memiliki 83 poin tetapi hasil imbang di hari terakhir dan kemenangan bagi skuad Zinedine Zidane – yang dirumorkan akan mundur usai musim 2020/21 ini – akan memastikan kedua klub Madrid mengakhiri musim dengan nilai sama, 84 poin.

Liga Spanyol menganut sistem head-to-head, bukan selisih gol seperti Liga Inggris. Sehingga jika kedua tim sama-sama memiliki 84 poin maka Real Madrid akan dikukuhkan sebagai juara musim ini, sekaligus gelar juara nomor 35 dalam sejarah.

Channel Gilabola di Youtube

Los Merengues mengambil empat poin dari Atletico dalam dua head-to-head mereka pada musim 2020/21, skor 1-1 pada 7 Maret 2021 di Wanda Metropolitano dan 2-0 pada 13 Desember 2020 di Alfredo di Stefano.

Diego Simeone secara implisit mengakui bahwa laga terakhir ini akan sangat sulit karena Real Valladolid akan berjuang untuk meloloskan diri dari jebakan degradasi. Tapi ia menjanjikan pihaknya akan memberikan segalanya.

Atletico berharap Luis Suarez akan membantu mereka meraih gelar juara ini. Mantan penyerang Liverpool itu sudah mengoleksi 20 gol dalam 31 laga La Liga sejak bergabung dari Barcelona, September 2020.

Namun, Real tidak terkalahkan dalam 17 pertandingan liga, rekor La Liga terbaik mereka sejak Maret 2014 di bawah asuhan Carlo Ancelotti. Meski striker Perancis Karim Benzema mencetak 22 gol di liga domestik, Real menghadapi prospek suram mengakhiri musim tanpa trofi setelah tersingkir di semifinal Liga Champions di tangan Chelsea dan tersingkir pada tahap-tahap awal Copa del Rey.

AHABET
AHABET