Terungkap, Fran Garcia Ngotot Tinggalkan Real Madrid Karena Mantan Manajernya

Fran Garcia ngotot tinggalkan Real Madrid di bursa transfer musim dingin ini, dan bersatu kembali dengan mantan manajernya – yang pernah mengasuhnya di Rayo Vallecano, Andoni Iraola.

Diungkapkan Sport, Fran Garcia serius mempertimbangkan untuk hengkang dari Real Madrid selama bursa transfer musim dingin, yang di Spanyol berakhir pada 3 Februari.

Bek kiri Spanyol itu tertarik pindah setelah ia diminati Bournemouth, meskipun manajemen Madrid putuskan untuk langsung menutup pintu terhadap segala kemungkinan kehilangan bekberusia 26 tahun tersebut.

Hal yang harus diingat, klub Liga Premier itu melakukan penyelidikan bulan lalu, merasakan peluang karena kurangnya menit bermain sang bek. Namun, tindakan Real Madrid itu semakin membuat frustrasi Garcia.

Fran Garcia Tertarik Pindah

Laporan itu menjelaskan, Garcia sangat tertarik dengan gagasan bersatu kembali dengan mantan pelatihnya, Andoni Iraola, yang sangat membimbingnya saat ia masih membela Rayo Vallecano.

Di bawah Iraola, Garcia menikmati waktu bermain secara reguler dan tunjukkan beberapa kali penampilan terbaik dalam karirnya.

Kesempatan untuk bekerja sama kembali dengan pelatih yang mempercayainya, ditambah dengan janji menit bermain yang konsisten, membuat opsi pindah ke Bournemouth sangat menarik baginya.

Satu hal yang perlu diperhatikan, sejak Alvaro Arbeloa mengambil alih posisi pelatih di Real Madrid, peran Fran Garcia di lapangan memang berkurang drastis.

Ia masuk dalam pertandingan pertama Arbeloa sebagai pelatih, di laga Copa del Rey melawan Albacete, tetapi kemudian diganti di menit ke-64.

Penampilan itu terbukti hanya sekilas, dan juga bukan titik balik. Pasalnya, Garcia tak lagi tampil dalam susunan pemain di laga-laga Los Blancos selanjutnya.

Garcia Benar-benar Kecewa

Arbeloa malah lebih memilih solusi lain, bahkan Eduardo Camavinga dimainkan pelatih berusia 43 tahun itu di depan Garcia di posisi bek kiri.

Tentu saja, situasi ini membuat Garcia hanya bisa menonton dari bangku cadangan. Dua pemain akademi, Jorge Cestero dan David Jimenez, bahkan bisa mendapat menit bermain lebih banyak dibandingkan dirinya.

Sebagai perbandingan, Garcia jauh lebih banyak mendapat kesempatan bermain di bawah asuhan Xabi Alonso. Dalam 34 pertandingan yang dipandu Alonso, Garcia menjadi starter dalam 12 pertandingan dan tampil dalam 17 laga secara keseluruhan.

Saat ini, Garcia masih terikat kontrak dengan Madrid hingga tahun 2027, tapi situasinya saat ini membuat masa depannya berada jauh dari kata aman.

Kepergiannya di musim panas mendatang pun tak bisa dikesampingkan, jika ia secara resmi meminta untuk pergi dan Madrid putuskan untuk membuka pintu baginya.

Banyak hal tergantung pula pada apakah Iraola akan tetap mengasuh Bournemouth, karena ia telah jadikan Liga Premier sebagai tujuan yang realistis dan menarik.

Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!