Terusir Dari Barcelona, Eh Pemain Brasil Ini Dihina-hina di Zenit

Terusir Dari Barcelona, Eh Pemain Brasil Ini Dihina-hina di Zenit

Kasihan betul pemain berusia 22 tahun ini. Terusir dari Barcelona, pemain Brasil ini malah dihina-hina di Zenit St Petersburg.

Malcom gagal menembus skuad utama Barcelona setelah didatangkan awal musim kemarin dari Bordeaux. Ia mencuri perhatian karena pada sesi perkenalannya di Camp Nou, turun ke lapangan tanpa menggunakan sepatu.

Sesudah satu musim di LaLiga, Malcom hanya tampil enam kali sebagai starter dan sembilan kali sebagai pemain pengganti. Ia hanya mencetak satu gol dan mencatatkan dua assist. Kurang impresif. Ia kemudian memutuskan pindah ke Zenit St Petersburg, sebuah klub Rusia di kota dengan nama sama.

Sayangnya, baru tampil satu kali di sana, pemain Brasil ini menerima perlakuan rasis dihina-hina di Zenit. Fans Rusia memang terkenal berbudaya buruk sebagai suporter sepak bola. Mereka membentangkan sebuah spanduk berisikan pesan, “Mari kita jaga tradisi kita, jangan mendatangkan pemain berkulit hitam.”

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Untuk perlakuan rasis pemain Brasil dihina-hina di Zenit seperti ini, pihak otoritas sepak bola seperti UEFA biasanya akan menjatuhkan denda sebesar Rp 173 juta dan kemudian melarang adanya penonton untuk satu pertandingan, tapi sesudah fans kembali ke stadion, hal yang sama akan berulang lagi dan lagi.

Pengusiran ini akan berdampak sangat buruk bagi Malcom, pemain Brasil yang masih berusia muda. Hanya 22 tahun. Striker itu memulai karir seniornya di Corinthians di Brasil sebelum didatangkan ke Bordeaux. Di sana penampilannya menarik perhatian pada pemandu bakat Barcelona sehingga mereka menarik masuk dalam transfernya di awal musim 2018/2019, tetapi terbukti ia gagal menembus skuad utama.

Perbandingan kekuatan dan kelemahan Malcom seperti dicatatkan oleh situs Whoscored.com adalah sebagai berikut:

  • Sangat kuat dan akurat dalam hal tendangan jarak jauh.
  • Kuat dalam bola-bola mati, umpan silang, mempertahankan bola, passing, dan dribbling.
  • Sangat lemah kontribusinya saat bertahan dan lemah dalam duel-duel udara, mungkin karena tingginya yang hanya 172 centimeter, terhitung pendek untuk ukuran pemain bola.