Site icon Gilabola.com

Tiga Laga Lawan Atletico Madrid dalam 10 Hari, Mampukah Blaugrana Bertahan?

Barcelona vs Atletico Madrid

Gilabola.com – Barcelona memasuki periode yang sangat menentukan setelah jeda internasional, dan laga pertama mereka adalah menghadapi Atletico Madrid di kompetisi La Liga.

Tim asal Catalunya tersebut sudah bertemu Los Rojiblancos sebanyak tiga kali musim ini dan berhasil meraih dua kemenangan. Namun, satu kekalahan yang mereka alami terjadi dengan cara yang sangat memalukan.

Kini, memasuki bulan yang akan menentukan nasib mereka di berbagai kompetisi, tekanan berada di level tertinggi. Performa tim serta kondisi kebugaran pemain akan sangat menentukan bagaimana akhir musim mereka.

Berikut tiga hal penting jelang laga Atletico Madrid melawan Barcelona.

Awal dari Tiga Pertemuan Beruntun

Setelah jeda internasional, jadwal Barcelona terbilang unik karena mereka akan menghadapi lawan yang sama dalam waktu yang sangat berdekatan.

Barcelona dan Atletico Madrid dijadwalkan bertemu sebanyak tiga kali hanya dalam rentang sepuluh hari.

Pertandingan pertama berlangsung di Stadion Riyadh Air Metropolitano dalam ajang La Liga. Empat hari kemudian, kedua tim kembali bertemu di Catalunya pada leg pertama perempat final Liga Champions.

Setelah satu laga derby Catalunya, Barcelona kembali berhadapan dengan tim asuhan Diego Simeone pada leg kedua Liga Champions.

Pertandingan yang digelar Minggu dini hari WIB ini menjadi yang pertama dari tiga pertemuan tersebut. Hasil laga ini akan sangat memengaruhi jalannya dua pertandingan berikutnya.

Jika Barcelona mampu meraih hasil positif, mereka akan memiliki modal kuat untuk menghadapi laga Liga Champions. Sebaliknya, kekalahan akan menambah tekanan bagi tim.

Cedera Raphinha Jadi Pukulan Berat

Jeda internasional yang baru saja berakhir sebenarnya membawa dampak positif bagi Barcelona karena sebagian besar pemain kembali dalam kondisi cukup bugar tanpa cedera.

Namun, satu kabar buruk datang dari kondisi Raphinha.

Pemain asal Brasil tersebut mengalami cedera hamstring yang membuatnya harus absen selama lima pekan. Situasi ini menjadi pukulan besar bagi pelatih Hansi Flick.

Raphinha dipastikan tidak akan tampil pada babak perempat final Liga Champions, bahkan berpotensi absen hingga semifinal. Ia diperkirakan baru bisa kembali saat El Clasico pada bulan Mei.

Absennya Raphinha membuat Flick harus mencari solusi pengganti yang tidak hanya mampu memberikan kontribusi dalam menyerang dan mencetak gol, tetapi juga memiliki etos kerja tinggi saat tim kehilangan bola.

Marcus Rashford menjadi opsi utama di sisi kiri, namun performanya sering tidak konsisten dan kontribusi dalam pressing dinilai belum memenuhi ekspektasi pelatih.

Alternatif lain adalah memainkan Fermin Lopez dan Dani Olmo secara bersamaan, dengan keduanya bergantian posisi antara gelandang serang dan sayap kiri. Pilihan yang diambil Flick akan sangat menentukan pola serangan Barcelona ke depan.

Bayang-bayang Kekalahan Sebelumnya

Hal lain yang menjadi sorotan jelang pertandingan ini adalah hasil pertemuan terakhir kedua tim di stadion yang sama.

Para pemain Barcelona dipastikan masih mengingat kejadian tersebut, mengingat hasil buruk itu terjadi belum lama ini.

Pada pertemuan terakhir di Metropolitano, yang merupakan leg pertama semifinal Copa del Rey, Atletico Madrid berhasil mencetak empat gol hanya dalam babak pertama.

Laga tersebut menjadi mimpi buruk bagi Barcelona karena lini pertahanan mereka tampil buruk dan kesulitan menghadapi tekanan serta efektivitas serangan lawan.

Meskipun Barcelona mampu bangkit dan memenangkan leg kedua, mereka tetap gagal melaju karena Atletico Madrid yang keluar sebagai pemenang agregat.

Kini, Barcelona kembali ke stadion yang sama dengan harapan meraih kemenangan. Mereka bahkan akan kembali lagi ke venue tersebut lebih dari sepekan kemudian, sehingga mengatasi trauma masa lalu menjadi kunci untuk meraih dua hasil positif.

Exit mobile version