Transfer Brahim Abdelkader Diaz ke Real Madrid Lukai Hati Guardiola

Transfer Brahim Abdelkader Diaz ke Real Madrid Lukai Hati Guardiola

Transfer Brahim Abdelkader Diaz ke Real Madrid melukai pelatih Manchester City, Pep Guardiola. Bukan saja Diaz sudah dikenalnya sejak 2011 di Malaga, tapi karena agen Diaz adalah kakaknya sendiri, Pere Guardiola.

Brahim Díaz yang baru berusia 19 tahun resmi pindah ke Real Madrid. Masih menunggu hasil tes medisnya Senin ini, tapi jika diasumsikan segala sesuatunya oke maka dalam beberapa hari ke depan ia akan diperkenalkan pada publik Santiago Bernabeu.

Real Madrid sudah menjanjikan bahwa Brahim Diaz akan masuk ke dalam skuad utama Los Blancos mulai bulan Januari ini, sebuah janji yang tampaknya akan dipenuhi oleh Santiago Solari.

Advertisement
advertisement
advertisement

Vinicius Junior, Federico Valverde, Marcos Llorente dan Sergio Reguilon semuanya adalah pemain junior di Bernabeu tapi semuanya sudah tampil musim ini untuk skuad utama Los Blancos di Liga Spanyol. Sementara itu satu-satunya penampilan senior Diaz di City terjadi di ajang Piala Liga (Carabao Cup). Tidak heran jika sang pemain Spanyol itu ngotot ingin pindah ke Real Madrid.

Kontrak Brahim Diaz Berdurasi 6,5 Tahun!

Kontraknya di Manchester City akan habis pada bulan Juni. Frustrasi oleh peluang tim pertama yang terbatas di Manchester, pemain Spanyol berusia 19 tahun itu telah tergoda oleh janji waktu bermain yang jauh lebih banyak di Santiago Bernabeu.

Laporan menunjukkan Diaz telah menyetujui kontrak berdurasi sangat panjang, yaitu 6,5 tahun di Bernabeu dengan gaji sebesar Rp 1 Milyar lebih per pekannya. Tidak seperti pemain Brasil Vinicius Junior, dia sejak awal tidak akan diminta untuk menjadi pemain cadangan klub di level ketiga sepakbola Spanyol itu. Selain itu, mengingat kesulitan yang dihadapi Real di La Liga musim ini, Diaz dipercaya akan membuat dampak instan di divisi teratas sepak bola Spanyol.

Brahim Diaz Miliki Gocekan Khas Messi

“Di Liga Inggris, kami bisa membandingkannya dengan Eden Hazard, tetapi dia lebih mirip Messi dalam caranya menggiring bola,” kata rekan setimnya di Manchester City, Edward Francis, yang sekarang sedang dipinjamkan ke Almere City, kepada Goal. “Dia juga agak seperti David Silva dan senang memiliki pemain seperti dia di tim.”

Diaz sangat baik dalam menggunakan kedua kakinya, bahkan kaki kirinya sekarang lebih mematikan setelah menggunakan lebih banyak kaki kanannya saat berkembang sebagai seorang pemain kanak-kanak.

Pada tahun 2017, ia mencetak gol brilian melawan Real Madrid dalam pertandingan persahabatan pramusim, sebuah tendangan geledek kaki kiri yang melewati Kiko Casilla. Serangan itu akan dikenang sangat lama dalam ingatan siapa pun. Jadi, hati-hatilah Barcelona! Hati-hati juga Messi!