Gilabola.com – Manchester United dibuat terkejut setelah Barcelona mengubah rencana mereka terkait masa depan Marcus Rashford.
Klub LaLiga itu masih berkeinginan merekrut Rashford secara permanen dari Manchester United. Namun, mereka tidak berniat mengaktifkan opsi pembelian senilai sekitar Rp520 miliar yang sebelumnya disepakati.
Rashford memulai fase baru dalam kariernya musim panas lalu saat bergabung dengan Barcelona dengan status pinjaman selama satu musim. Sejak saat itu, penyerang tersebut memberikan dampak besar bagi pelatih Hansi Flick dengan catatan 13 gol dan 13 assist dari 45 pertandingan musim ini.
Meski tampil impresif, kondisi finansial klub membuat mereka mempertimbangkan opsi yang lebih hemat, termasuk mencari winger dengan harga lebih terjangkau.
Jurnalis Sky Jerman, Florian Plettenberg, mengungkapkan bahwa Barcelona saat ini mendorong perpanjangan masa pinjaman untuk Rashford, dan pembicaraan dengan pihak Manchester United masih berlangsung.
Klub tersebut tidak ingin menebus sang pemain sesuai nilai klausul yang ada. Jika gagal memperpanjang masa pinjaman, mereka akan mencoba menegosiasikan harga agar lebih rendah.
Plettenberg juga menambahkan bahwa Rashford tetap diharapkan bertahan, dan keputusan itu telah mendapat persetujuan dari pelatih.
Di sisi lain, Manchester United diperkirakan tidak akan melepas pemain berusia 28 tahun itu dengan harga di bawah Rp520 miliar. Meski tidak masuk dalam rencana INEOS, nilai Rashford justru meningkat setelah kembali menemukan performa terbaiknya di kompetisi Spanyol.
Saat ini, skenario paling realistis adalah perpanjangan masa pinjaman. Kontrak Rashford bersama Manchester United masih berlaku hingga Juni 2028, sehingga musim panas 2027 menjadi kesempatan terakhir bagi klub untuk menjualnya dengan harga ideal.
Selain Rashford, beberapa pemain lain juga berpotensi meninggalkan Old Trafford musim panas ini, seperti Joshua Zirkzee, Manuel Ugarte, Andre Onana, dan Jadon Sancho.
Pada 27 Maret lalu, dikonfirmasi bahwa Rashford tetap berkomitmen penuh untuk Barcelona, meskipun masa depannya di stadion mereka masih belum pasti.
Ia juga dikabarkan bersedia menerima pemotongan gaji demi bisa bergabung secara permanen.
Jika Barcelona gagal mempertahankannya, Tottenham Hotspur disebut siap mencoba merekrut sang pemain.
Selain itu, presenter talkSPORT Angelina Kelly menilai Rashford berpotensi menjadi sosok penting bagi Arsenal.
Menurutnya, klub London tersebut membutuhkan winger baru yang lebih berani dalam menyerang. Ia menyoroti penurunan performa beberapa pemain sayap mereka, serta peran Gabriel Martinelli yang dinilai terlalu fokus membantu pertahanan.
Kelly menyebut Arsenal membutuhkan pemain yang lebih bebas dalam mengambil keputusan di lapangan, tidak terlalu terikat instruksi pelatih.
Ia menilai Rashford bisa menjadi solusi karena gaya bermainnya yang lebih ofensif dan tidak terlalu sering turun membantu pertahanan.
Menurutnya, memiliki pemain yang tetap berada di area depan dan aktif masuk ke kotak penalti adalah nilai tambah bagi tim.
Kelly juga menyinggung tekanan besar yang pernah dialami Rashford saat masih menjadi ikon di Manchester United. Ia menilai kritik yang diterima pemain tersebut, baik dari media maupun media sosial, sudah berlebihan.
Ia memahami jika Rashford enggan kembali bermain di Inggris, namun tetap melihat peluang bahwa sang pemain akan menikmati peran penting di Arsenal, meskipun tidak sebesar dua pemain utama mereka saat ini.

