Tuntutan Gaji Paul Pogba Blokir Transfer ke Real Madrid

Tuntutan Gaji Paul Pogba Blokir Transfer ke Real Madrid

Kabar Real Madrid akan mendatangkan Paul Pogba menemui jalan buntu karena tuntutan upah sang gelandang yang mengejutkan.

Eden Hazard akan menjadi perekrutan Galactico pertama Real Madrid di musim panas setelah klub mencapai kesepakatan transfer senilai 100 juta euro (1,6 triliun rupiah) dengan Chelsea untuk pemain asal Belgia itu. Pengumuman diharapkan akan dibuat setelah partisipasi The Blues di final Liga Europa pada akhir Mei.

Zinedine Zidane bertekad untuk merombak skuad Madrid setelah mereka mengalami musim yang buruk baik di dalam maupun di luar lapangan dan raksasa La Liga telah mengalihkan perhatian mereka ke target lain setelah menyegel kesepakatan Hazard.

Menurut media Prancis L’Equipe, Zidane senang telah mendatangkan Hazard dan sekarang tertarik untuk Madrid menegosiasikan kepindahan Paul Pogba yang telah tampil mengecewakan di sebagian besar musim The Red Devils.

Paul Pogba bisa digusur Neymar ke Real Madrid

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Laporan itu mengatakan tuntutan gaji Pogba sebesar 15 juta euro per tahun (240 miliar rupiah) menghalangi kesepakatan karena itu tidak cocok dengan struktur upah yang rumit yang ada di Santiago Bernabeu.

Sebuah sumber Madrid dikatakan telah mengatakan kepada L’Equipe: “Neymar atau [Kylian] Mbappe bergabung dengan Madrid, mereka dapat menjadi pemain dengan bayaran tertinggi dalam skuad, tetapi bukan Pogba.”

Seperti Hazard, Pogba tidak merahasiakan keinginannya untuk bermain di bawah asuhan Zidane menjelang jendela transfer musim panas.

“Seperti yang selalu saya katakan, Real Madrid adalah klub impian bagi siapa pun. Mereka adalah salah satu klub terbesar di dunia,” kata Pogba yang memenangkan Piala Dunia 2018 pada akhir Maret.

“Ada juga Zidane sebagai pelatih dan itu adalah impian bagi siapa saja yang suka sepakbola. Untuk saat ini, saya berada di Manchester. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Saya di Manchester dan saya bahagia.”