Ucapan Perpisahan Mengharukan Marcelo Untuk Cristiano Ronaldo

Marcelo merasa sangat sedih dengan kepindahan Cristiano Ronaldo ke Juventus.
Marcelo merasa sangat sedih dengan kepindahan Cristiano Ronaldo ke Juventus.

Berita Terbaru – Bek kiri Real Madrid Marcelo akhirnya buka suara mengomentari kepindahan Cristiano Ronaldo. Dia mengaku terkejut, sedih dan sangat terpukul atas kepergian sahabat karibnya tersebut.

Cristiano Ronaldo resmi bergabung dengan Juventus pada Selasa (10/7) lalu setelah Si Nyonya Tua setuju menebus harga transfernya yang sebesar 100 juta poundsterling atau setara Rp 1,89 triliun. Dia menjadi pemain termahal dalam sejarah Juventus.

Di klub juara Liga Serie A tersebut Ronaldo menerima gaji sebesar 30 juta poundsterling (Rp 568 miliar) per tahun, atau 550 ribu pounsterling (Rp 10,4 miliar) per pekan dengan kontrak berdurasi empat tahun.

Setelah kapten Real Madrid, Sergio Ramos, dua hari lalu mengatakan dirinya merasa kehilangan Cristiano Ronaldo, kini giliran Marcelo yang mengungkapkan kesedihanya atas kepindahan CR7.

BACA:  Cristiano Ronaldo Dikartumerah Hanya Gara-gara Tepuk Kepala Lawan?

Sangat beralasan jika Marcelona sangat sedih. Pasalnya dia sudah bermain bersama Ronaldo selama 9 tahun. Keduanya dikenal bersahabat dekat. Karena kedekatan itu pulalah Ronaldo pun telah meminta kepada presiden Juventus Andrea Agnelli agar membeli Marcelo.

Sayangnya keinginan Ronaldo untuk kembali bermain bersama Marcelo sangat sulit terwujud. Pasalnya Marcelo sudah terikat kontrak hingga 2022 di Real Madrid. Los Blancos pun tak mungkin membiarkan bek Brasil ini pergi karena pelapisnya Theo Hernandez belum bisa diandalkan.

Tertutupnya peluang untuk bermain bersama lagi itu yang membuat Marcelo cuma bisa menangisi kepindahan rekannya.

“Saya tidak membayangkan Ronaldo akan pindah. Tapi, tidak ada yang abadi dalam hidup ini. Saya harap Anda bahagia di klub baru,” ujar Marcelo seperti dilansir dari Marca.

BACA:  Mampus! Cristiano Ronaldo Kartu Merah!

“Sudah hampir 10 tahun bersama Anda. 10 tahun kemenangan, kekalahan, dan momen indah. Saya telah belajar banyak dari Anda, dedikasi Anda adalah hal yang paling spesial yang saya lihat dari seorang pemain.”

“Ini duka yang mendalam, tapi saya bangga telah bermain dengan Anda. Bukan karena Anda pemain terbaik, tetapi karena siapa Anda,” ungkap Marcelo.

Advertisement