Usai Serang Raul & Casillas, Kini Perez Juga Sebut Ronaldo Idiot & Mourinho Egois

Gilabola.com – Presiden Real Madrid Florentino Perez menyebut Cristiano Ronaldo sebagai ‘idiot dan orang sakit’ dan menyebut Jose Mourinho ‘egois’ dalam percakapan audio yang bocor.

Florentino Perez kini berada dalam sakit kepala yang besar usai serangan-serangannya kepada para legenda klub terus terkuak, dengan presiden Real Madrid itu secara beruntun melancarkan kata-kata brutal kepada Raul Gonzalez, Iker Casillas, Cristiano Ronaldo, dan Jose Mourinho.

Awal pekan ini sebuah rekaman audio lama bocor dan memperlihatkan bagaimana Florentino Perez menyebut duo legenda Raul dan Iker Casillas sebagai ‘penipu besar’, bahwa Raul menghancurkan Madrid dan bahwa Casillas hanya dipilih oleh Madrid karena dia populer di kalangan fans.

Advertisement

Sekarang sosok penggagas Liga Super Eropa itu semakin mendidih kepalanya lantaran rekaman lain kini terkuak saat dia melancarkan kata-kata kasar kepada legenda klub lainnya Cristiano Ronaldo, sembari juga menyerang Jose Mourinho dan agen Jorge Mendes.

Dalam rekaman terbaru yang bocor, presiden Real Madrid yang kontroversial itu tertangkap kamera sedang berbicara tentang Cristiano Ronaldo, yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub dengan 450 gol di semua kompetisi, sebagai ‘orang idiot’.

Florentino Perez diduga telah mengatakan tentang Cristiano Ronaldo melalui Marca, “Dia gila. Orang ini idiot, orang sakit. Kamu pikir orang ini normal, tapi dia tidak normal, jika tidak, dia tidak akan melakukan semua hal yang dia lakukan.”

Selain menyerang superstar yang kini membela Juventus itu, Florentino Perez juga menyebut Jose Mourinho dan agen asal Portugal Jorge Mendes sebagai dua orang yang egois. Dia mengatakan, “Keduanya adalah orang-orang dengan ego yang mengerikan, keduanya manja, pelatih dan dia, dan mereka tidak melihat kenyataan, karena keduanya selalu berusaha untuk mendapatkan lebih banyak uang. Ini dua orang yang tidak normal.”

Konteks kata-kata kasar Florentino Perez itu sejauh ini masih belum diketahui, tetapi presiden Real Madrid itu mengklaim bahwa kebocoran rekaman audio lamanya itu terjadi karena keterlibatannya di Liga Super Eropa.