Vinicius Junior Pilih Proyek Real Madrid Daripada Uang Barcelona

Vinicius Junior Pilih Proyek Real Madrid Daripada Uang Barcelona

Vinicius Junior mengklaim Barcelona berupaya merekrutnya, tapi ia menolak tawaran klub Liga Spanyol itu karena lebih merasa yakin dengan Real Madrid.

Penyerang asal Brasil berusia 18 tahun Vinicius Junior menandatangani kontrak dengan raksasa La Liga Real Madrid pada Mei 2017 sebelum secara secara resmi pindah dari Flamengo pada Juli tahun lalu.

Vinicius mengatakan sebelum dirinya bergabung dengan Los Blancos, Barcelona sempat menawarkan lebih banyak uang kepadanya, tetapi keputusannya didasarkan pada apa yang menurutnya merupakan langkah yang lebih baik.

“Ayah saya tidak pernah memberi tahu saya tentang minat dari klub lain sampai Barcelona dan Real Madrid datang,” katanya kepada Cadena SER.

Vinicius Junior senang cepat adaptasi di Real Madrid

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

“Kemudian kami mengunjungi kedua klub tersebut dan saya menyukai keduanya. Barcelona ingin membayar lebih, tetapi kami menginginkan proyek terbaik dan Marcelo serta Casemiro berbicara kepada saya dan membantu saya memutuskan.”

Vinicius juga memberi penghargaan kepada sesama rekan senegaranya Casemiro dan Marcelo karena membantunya beradaptasi lebih cepat dari yang diperkirakan di Real Madrid.

“Casemiro dan Marcelo telah sangat membantu saya untuk bisa beradaptasi begitu cepat di Madrid,” tandas Vinicius.

“Tidak seorang pun – saya sendiri, keluarga saya, Real Madrid – yang akan membayangkan saya bisa beradaptasi begitu cepat, saya pikir saya telah beradaptasi dengan sangat cepat dan sekarang berkembang sebagai pemain.”

Sayangnya Vinicius menderita cedera pergelangan kaki awal bulan ini dan akan absen hingga Mei dan itu menjadi pukulan untuk Madrid. Dia harus menunggu untuk bermain di bawah asuhan Zinedine Zidane setelah pelatih Prancis itu kembali ke Santiago Bernabeu untuk menggantikan Santiago Solari, dan Vinicius mengatakan dia sudah bisa melihat perbedaan antara kedua pelatih tersebut.

“Casemiro memberitahuku bahwa, ketika Zidane berbicara, dia akan menjadi sedikit gugup,” ujarnya.

“Sangat berbeda bagaimana Zidane berbicara dibandingkan dengan Solari. Dia adalah legenda, dia memenangkan segalanya dan dia istimewa. Kepada saya, dia mengatakan untuk bersikap tenang tentang cedera agar bisa kembali lebih kuat.”