Xavi Hernandez Kecam Keputusan Barcelona

Xavi Hernandez Kecam Keputusan Barcelona

Legenda Barcelona Xavi Hernandez mengecam keputusan Blaugrana untuk tak perpanjang kontrak Joan Vila, direktur metodologi klub Liga Spanyol itu.

Xavi mengaku khawatir kepergian Joan Vila akan berdampak besar pada kelangsungkan Akademi La Masia Barcelona. Pria berusia 64 tahun itu hengkang pada musim panas setelah kontraknya tidak diperpanjang oleh klub.

Padahal Vila memiliki peran penting dalam pengembangan permainan umpan-umpan pendek khas Barcelona dan mempromosikan banyak pemain akademi ke tim utama Barca.

Xavi Hernandez mempertanyakan kebijakan direksi Barcelona pada suatu masa ketika harga-harga pemain berkualitas kian meroket selama bursa transfer beberapa musim terakhir.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

“Saya khawatir dengan situasi Akademi Barcelona. Saya sangat khawatir dengan kepergian Joan Vila,” ucap pemain Al Sadd ini pada Catalunya Radio.

“Jika Anda membuang Joan Vila dari Barca, apa yang Barca akan lakukan? Ini pertanyaannya. Dia orang yang paling tahu soal permainan posisi khas Barcelona. Saya tidak memahami [kebijakan direksi].”

Xavi Hernandez nilai setiap pemain juga punya hak untuk memutuskan

“Joan sumber dari kearifan permainan Barcelona. [Mantan pelatih fisik] Paco Seirullo hal yang lain dan juga Albert Benaiges yang kini berada di Vissel Kobe bersama [Andres] Iniesta. Merekalah orang-orang yang harus dimanfaatkan oleh Barcelona.”

Barcelona akhir-akhir kehilangan beberapa pemain muda berbakatnya, seperti Eric Garcia hengkang ke Manchester City, Jordi Mbolua ke AS Monaco dan Sergio Gomez ke Borussia Dortmund.

Menurut Xavi Hernandez, Blaugrana tidak boleh mau tunduk oleh pemain-pemain yang ingin segera promosi ke tim utama.

“Pada akhirnya setiap pemain berhak memutuskan ke mana dia ingin pergi, tapi pertama-tama mereka harus mempertimbangkan Barca,” tambah Xavi.

“Sebelum membuat keputusan, saya ingin bertemu si pemain dan bertanya apakah impiannya memang sungguh-sungguh ingin bermain bagi Borussia Dortmund atau Arsenal, atau mereka ingin kembali ke sini suatu saat nanti. Sebab jika mereka memutuskan hengkang mereka harus tahu bahwa jika saya tetap berada di klub, mereka tidak akan memiliki kesempatan untuk kembali.”