Xavi Hernandez Ungkap Lima Alasannya Tolak Barcelona

Xavi Hernandez Ungkap Lima Alasannya Tolak Barcelona

Gilabola.com – Xavi Hernandez menolak jadi pelatih Barcelona pada Januari ini. Mantan bintang yang kini mengasuh Al Sadd itupun ungkap lima alasan penolakannya.

Walau ia mengaku punya cita-cita kembali ke klub yang pernah dibelanya sejak masih kanak-kanak itu, Xavi menyatakan dia saat ini ingin bertahan di Qatar, walau mengincar jabatan di Camp Nou pada Juni mendatang.

Sementara hal itu dipastikan bukan keputusan mudah bagi Xavi, Marca ungkap lima alasan mengapa legenda Blaugrana itu mengatakan ‘tidak’ untuk jabatan orang nomor satu di Camp Nou tersebut.

Tahu Betul Dia akan Jadi Pelatih Barca, Cepat atau Lambat

Alasan utama mengapa Xavi menolak tawaran Barcelona untuk bergabung saat ini juga, adalah, karena dia tahu betul dia akan menjadi pelatih Barca suatu hari nanti, cepat atau lambat.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Karena hal itu pula, Xavi lebih suka memulai proyek di Camp Nou sejak awal musim dibandingkan pada pertengahan musim.

Menghormati Ernesto Valverde

Xavi mempertimbangkan dirinya sendiri sebagai tokoh di dunia sepakbola, dan menjunjung tinggi martabat pelatih Barcelona saat ini.

Tahu bahwa posisi itu akan diembannya di masa depan, Xavi sadar bahwa tak bijaksana jika itu menduduki posisi Ernesto Valverde dengan cara seperti itu – mendepaknya, lalu mengambil alih kursinya sebagai pelatih kepala Blaugrana.

Menghormati Al Sadd

Bukan cuma Valverde yang ingin dihormati Xavi Hernandez, tetapi juga klubnya saat ini, Al Sadd. Klub Qatar itulah yang memberinya kesempatan untuk memulai karirnya sebagai pelatih, dan dia tak ingin hubungannya dengan klub tersebut ambyaar begitu saja, gegara ambisi untuk menjadi pelatih di klub nomor wahid di dunia.

Kontraknya di Al Sadd sendiri baru akan berakhir pada musim panas 2021, dan dia berniat untuk tetap mempertimbangkannya, baru kemudian berpeluang menjadi pelatih Timnas Qatar.

Namun, peluang untuk melatih Barcelona pada Juni mendatang, kemungkinan akan menghambat rencana itu. Komitmen kepada para pemainnya – terlepas dari seruan untuk melatih Blaugrana, membuatnya berhasil membawa timnya bertarung di final Piala Qatar melawan Al Duhail pada Jumat (17/1) pekan ini.

Lewat laga tersebut, Xavi dan juga Al Sadd akan menjadi tim terbaik di Qatar. Xavi pun tak ingin mengkhianati para pemainnya. Di samping itu, ia juga punya kesempatan untuk mengangkat gelar keduanya sebagai pelatih, setelah sebelumnya memenangkan Piala Super di musim panas lalu.

Komitmen Moral Terhadap Victor Font

Xavi Hernandez tak punya hubungan buruk dengan Presiden Barcelona saat ini, Josep Maria Bartomeu, seperti dibuktikannya dengan Oscar Grau dan Eric Abidal. Tapi, dia  punya komitmen moral dengan Victor Font, salah satu kandidat presiden di klub raksasa Catalan itu. Pemilihannya baru akan digelar pada 2021 mendatang, di mana saat itulah Xavi bisa mengambil alih posisi pelatih di Barcelona.