Zidane Minta Real Madrid Rebut Kylian Mbappe dengan Segala Cara

Zidane Minta Real Madrid Rebut Kylian Mbappe dengan Segala Cara

Zinedine Zidane telah jadikan Kylian Mbappe sebagai target transfer nomor satu musim panas mendatang, dan Real Madrid sedang siapkan tawaran yang pecahkan rekor dunia.

Manajer asal Prancis, Zinedine Zidane, kembali ke Bernabeu awal bulan ini, setelah Santiago Solari gagal penuhi target klub. Kepada Zidane, presiden Florentino Perez janjikan kontrol penuh atas transfer pemain untuk meyakinkan dia kembali.

Zinedine Zidane yakin, Real Madrid butuh perombakan besar-besaran dan ia ingin datangkan superstar baru, di mana Kylian Mbappe jadi pilihan pertamanya.

Menurut media Prancis, France Football, Los Blancos sudah bersiap-siap untuk ajukan penawaran transfer sekitar 280 juta euro (4,4 triliun rupiah) untuk mendaratkan Kylian Mbappe – sebuah angka yang akan memecahkan rekor transfer dunia yang dipegang Neymar, saat ia pindah dari Barcelona ke PSG dengan ongkos Rp3,4 triliun.

PSG Dipastikan akan Pertahankan Mbappe

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Zidane jadi penggemar berat Mbappe, baik pada bakatnya di lapangan maupun kerendahan hatinya. Sementara striker itu juga mengidolakan Zizou saat ia tumbuh dewasa dan ingin bermain di bawah asuhannya.

Namun, PSG pastinya akan lakukan segala cara untuk mempertahankan Mbappe. Sementara Perez, ingin mempertahankan hubungan baiknya dengan raksasa Ligue 1 tersebut, sehingga sebuah kesepakatan akan sangat sulit dicapai.

Eden Hazard Jadi Alternatif Pengganti Mbappe

Zidane juga memiliki target lain. Jika Mbappe tidak dapat didatangkan, Los Blancos siap mengarahkan radar mereka pada Eden Hazard, yang akan tersedia dengan harga 100 juta Poundsterling (1,8 triliun rupiah) – lebih murah mengingat kontraknya berakhir pada tahun 2020.

Chelsea akan dipaksa menjual Hazard, daripada mengambil risiko kehilangan pemain itu dengan gratis. Sementara Zidane juga mengincar Paul Pogba – pemain lain yang mengidolakan sang manajer Madrid itu ketika ia tumbuh dewasa.