Zidane Mundur dari Real Madrid karena Hazard dan De Gea

Zinedine Zidane mundur dari Real Madrid karena beda pendapat dengan presiden Florentino Perez soal transfer pemain.
Gilabola.com - Zinedine Zidane mundur dari Real Madrid karena beda pendapat dengan presiden Florentino Perez soal transfer pemain.

Gilabola.com – Alasan pengunduran diri Zinedine Zidane sebagai pelatih Real Madrid  masih ramai diperbincangkan. Laporan terbaru menyebutkan dia mundur karena berselisih pendapat dengan presiden klub Florentino Perez terkait rencana transfer pemain.

Dikatakan Zidane dan Perez berbeda pendapat soal rencana perekutan dua bintang Liga Premier Inggris, yaitu Eden Hazard dari Chelsea dan kiper Manchester United, David de Gea.

Seperti dilansir The Sun, malam sebelum Zidane mengumumkan pengunduran dirinya, dia terlibat perselihan dengan Perez soal rencana penandatanganan Hazard dan De Gea.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Zidane meminta Perez agar segera meminang Eden Hazard yang dinilainya sebagai sebuah solusi tepat untuk menjawab tumpulnya lini serang Los Blancos pada satu musim terakhir.

Tapi permintaan Zidane itu ditolak mentah-mentah oleh Perez. Sang presiden menilai Madrid tak butuh Hazard karena mereka masih memiliki pemain sayap yang mumpuni seperti Isco, Marco Asensio dan Gareth Bale.

Sebaliknya, Perez bersikeras ingin memboyong kiper Manchester United, David de Gea. Namun keinginan Perez itu tak disetujui oleh Zidane yang menganggap Keylor Navas masih cukup bagus untuk mengawal gawang Real Madrid.

Karena sama-sama tetap bersikeras dengan pendapat masing-masing, Zidane pun dengan tegas mengatakan dirinya mundur. “Saya selesai. Silakan Anda urus sendiri tim ini,” kata legenda sepakbola Prancis tersebut.

Sampai sekarang Real Madrid masih terus mencari calon pengganti Zidane. Nama pelatih Timnas Jerman Joachim Loew sempat masih daftar kandidat, namun katanya dia tak tertarik. Kini ada tiga nama yang paling kuat dikaitkan dengan posisi tersebut Juergen Klopp, Mauricio Pochettino, dan Arsene Wenger.