Zidane Salahkan Presiden Real Madrid, Ancam Pecat Sejumlah Pemain

Zidane Salahkan Presiden Real Madrid, Ancam Pecat Sejumlah Pemain

Zinedine Zidane resmi kembali dikukuhkan jadi pelatih Real Madrid, Selasa, dan dalam pidato pertamanya ia sudah menyalahkan presiden klub, selain mengancam memecat sejumlah pemain.

Pelatih Prancis itu kembali ke Santiago Bernabeu dalam waktu 9 bulan sejak ia pamit dari Los Blancos, hanya dalam waktu tiga hari setelah mengangkat trofi Liga Champions. Kini ia menduduki kursi panas usai Santiago Solari dipecat dalam waktu bersamaan, tadi malam.

Dalam pidato pertamanya di depan jumpa pers, Zidane memilih kata secara sangat hati-hati, tapi tak terhindarkan kesan bahwa ia menyalahkan Presiden Real Madrid, Florentino Perez, soal kepergian Cristiano Ronaldo ke Juventus.

Advertisement
advertisement
advertisement

Soal striker Portugal yang sempat menjadi icon klub itu, Zidane mengatakan, “Semua orang tahu Cristiano. Dia adalah salah satu yang terbaik [di dunia sepak bola] dan bagian dari sejarah klub ini, tapi kami memiliki 11 pertandingan yang harus jadi perhatian.”

Sementara untuk soal pemecatan pemain, dia tidak mengatakan terus terang. Mantan pemain Los Blancos dan Juventus itu menggunakan istilah “perubahan” untuk menyatakan nuansa baru yang diinginkan di Santiago Bernabeu.

“Saya tahu apa kesalahan yang saya buat musim lalu, dan saya akan berusaha sekuat tenaga untuk memastikan tim akan tampil lebih baik kali ini. Kami harus melakukan [banyak] perubahan. Tapi saat ini ada banyak waktu untuk berdiskusi dan melakukan perencanaan. Ada 11 laga tersisa [sampai akhir musim]. Segala sesuatunya berubah menjadi sangat buruk di ajang liga, tapi saya adalah pelatih musim lalu, dan situasinya sama [di liga domestik].”

Zinedine Zidane dikukuhkan menjadi pelatih Real Madrid tadi malam dalam sebuah pernyataan yang satu tarikan nafas dengan pemecatan Santiago Solari.