
Gilabola.com – Liverpool memiliki sikap tenang dan tidak panik di bursa transfer Januari meski skuad sedang dilanda masalah cedera yang mengganggu konsistensi tim besutan Arne Slot.
Badai cedera The Reds berlanjut saat bek kanan Conor Bradley menderita cedera lutut parah selama laga melawan Arsenal di Premier League, yang membuatnya harus mengakhiri musim lebih cepat.
Ini menjadi pemain kedua yang harus melihat musimnya berakhir dini setelah Giovanni Leoni, yang juga absen hingga akhir musim usai mengalami robekan ACL pada laga debutnya.
Tidak hanya di sektor pertahanan, lini depan juga diganggu masalah kebugaran saat rekor transfer Premier League, Alexander Isak, juga mengalami cedera dan harus absen selama beberapa bulan.
Meski begitu, manajemen Liverpool memilih untuk tidak panik di bursa transfer Januari ini saat daftar cedera skuad Arne Slot terus bertambah. Mereka menilai bahwa ini justru jadi ujian kedalaman skuad mereka.
Jadi, alih-alih mendatangkan pemain jadi untuk bisa menambal kekosongan karena cedera pemain, pihak The Reds memilih untuk bergerak di level akademi dan mengontrak Mor Talla Ndiaye dari Amitie senilai Rp 22,6 Miliar.
Sebenarnya, absennya Bradley membuat stok di lini pertahanan Liverpool makin tipis, apalagi dengan cederanya Geovanni Leoni, menyisakan Joe Gomez sebagai pelapis Virgil van Dijk dan Ibrahima Konate.
Untungnya Jeremie Frimpong sudah pulih dari cedera jadi dia bisa menutup lubang di sisi kanan, sementara pemain seperti Calvin Ramsey juga bisa dimainkan sebagai bek kanan darurat.
Ada pula laporan bahwa minat Liverpool untuk mengontrak Marc Guehi semakin menguat, meski peluang transfer pada Januari ini cukup kecil, apalagi Manchester City kabarnya juga melakukan pendekatan untuk memenangi perburuan.
Guehi sebenarnya hampir bergabung ke Anfield selama musim panas lalu senilai Rp 792 Miliar sebelum pihak Crystal Palace tiba-tiba menarik kesepakatan karena gagal merekrut penggantinya.
Kontrak Guehi yang akan berakhir di akhir musim juga mempengaruhi keputusan Liverpool, tapi sekali lagi, ini bisa jadi risiko karena Manchester City bisa berani bergerak lebih cepat untuk mengamankan transfer.
Pendapat Kami
Sebenarnya, setelah menghabiskan Rp 10 Triliun pada musim panas lalu, wajar saja jika Liverpool memilih untuk menahan diri di Januari ini. Cederanya beberapa pemain memang mengganggu, tapi mereka juga punya kedalaman skuad yang perlu dimanfaatkan.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!