Frank Lampard Comeback ke EPL! Padahal Bukan Target Awal Coventry City

Gilabola.com – Frank Lampard mengungkapkan bahwa Coventry City sebenarnya tidak menargetkan promosi otomatis ke Premier League saat awal musim.

Kepastian naik kasta diraih pada Jumat malam setelah tim asal Midlands itu bermain imbang 1-1 melawan Blackburn Rovers. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 25 tahun untuk kembali ke level tertinggi sepak bola Inggris.

Meski masih memiliki peluang untuk menutup musim sebagai juara EFL Championship, posisi dua besar sudah tidak mungkin lagi terlepas dari mereka, dengan tiga pertandingan tersisa.

Gol penyeimbang di menit akhir yang dicetak oleh Bobby Thomas lewat sundulan membuat para pendukung yang datang langsung ke stadion bersorak merayakan momen bersejarah tersebut.

Bagi Lampard, pencapaian ini menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan karier kepelatihannya, setelah sebelumnya sempat diragukan, meski pernah membawa Chelsea finis di empat besar liga dan menyelamatkan Everton dari degradasi.

Lampard Akui Promosi Otomatis di Luar Rencana

Dalam wawancaranya usai pertandingan, Lampard menyebut timnya telah melampaui ekspektasi yang ditetapkan sebelum musim 2025-2026 dimulai.

Ia menjelaskan bahwa timnya hanya menargetkan posisi play-off, bukan langsung promosi otomatis.

Menurutnya, pada musim sebelumnya tim sempat finis di peringkat 17 sebelum bangkit ke posisi lima besar, namun langkah mereka terhenti di semifinal. Dari pengalaman itu, skuad menunjukkan mental kuat untuk kembali bersaing secara konsisten.

Lampard juga mengungkapkan bahwa dalam perencanaan awal musim, target realistis mereka adalah menembus zona play-off, bahkan jika memungkinkan finis di posisi ketiga atau keempat agar mendapatkan keuntungan bermain di kandang pada leg kedua.

Namun, performa tim ternyata melampaui ekspektasi tersebut dengan mengamankan promosi lebih cepat, bahkan sebelum musim berakhir.

Ia juga menyinggung pengalaman sebelumnya yang penuh tekanan, seperti saat timnya memastikan tiket play-off di saat terakhir, bertahan dari degradasi bersama Everton dengan dua laga tersisa, hingga memastikan tiket Liga Champions di laga terakhir saat menangani Chelsea.

Kali ini, ia merasa lebih tenang karena timnya sudah memastikan target utama lebih awal.

Meski demikian, Lampard menegaskan bahwa timnya tetap ingin menutup musim sebagai juara, walaupun rasa puas sudah dirasakan karena target utama telah tercapai.

Peluang Coventry City Meraih Gelar Juara

Saat ini, hanya Ipswich Town yang masih berpeluang menggagalkan mereka menjadi juara, mengingat rival tersebut masih memiliki dua pertandingan lebih banyak.

Jika Ipswich mampu memenangkan seluruh sisa lima laga, mereka bisa mengumpulkan total 90 poin. Sementara itu, Coventry sudah mengoleksi 86 poin dengan tiga pertandingan tersisa.

Dengan keunggulan selisih gol mencapai +13, Coventry secara realistis hanya membutuhkan tambahan empat poin dari tiga laga terakhir melawan Portsmouth, Wrexham, dan Watford.

Bahkan, jika Ipswich gagal meraih kemenangan saat menghadapi Middlesbrough pada Minggu WIB, maka kemenangan atas Wrexham pada Selasa WIB sudah cukup untuk memastikan gelar juara bagi Coventry.