Jarang Dimainkan, Bek Veteran Pilih Tinggalkan Real Madrid

Gilabola.com – David Alaba dikabarkan berpeluang meninggalkan Real Madrid pada bursa transfer musim panas tahun ini.

Sejak bergabung pada 2021, pemain asal Austria itu telah mencatatkan 129 penampilan di semua kompetisi dan mempersembahkan sembilan trofi. Meski begitu, performanya kerap terganggu cedera, terutama dalam beberapa musim terakhir, hingga membuat posisinya sebagai starter tidak lagi terjamin meskipun dalam kondisi fit.

Di tengah performa tim yang belum stabil, Alaba bahkan hanya menjadi cadangan tanpa dimainkan dalam tiga laga terakhir La Liga. Situasi tersebut bisa saja berubah saat menghadapi Deportivo Alavés pada Selasa, namun tanda-tanda kepergiannya sudah mulai terlihat.

Alaba Tidak Ubah Keputusan Soal Masa Depan

Menurut laporan pakar transfer Fabrizio Romano, tidak ada indikasi bahwa Alaba akan mengubah rencananya untuk hengkang dari klub ibu kota Spanyol tersebut.

Beberapa klub disebut sudah melakukan pendekatan kepada pemain berusia 33 tahun itu yang kontraknya akan segera habis. Di saat ada peluang bagi Dani Carvajal dan Antonio Rüdiger untuk memperpanjang kontrak mereka melewati 2026, Alaba justru dinilai sebagai sosok yang tetap pada keputusan awalnya.

Manajemen Los Blancos juga diyakini tidak keberatan melepas sang pemain, mengingat ia terus mengalami masalah pada otot betis sepanjang musim 2025-2026. Meski demikian, peluang Alaba untuk mendapatkan klub baru tetap terbuka lebar, baik di Eropa maupun kompetisi lain di dunia.

Waktu Tepat untuk Berpisah

Dengan sisa musim yang tinggal sedikit lebih dari satu bulan, Alaba baru tampil sebagai starter sebanyak empat kali di semua ajang. Ia hanya bermain penuh selama 90 menit dalam satu pertandingan Liga Champions UEFA melawan FC Kairat pada September, serta saat kekalahan 1-2 dari CA Osasuna pada Februari.

Dalam situasi di mana pelatih interim Álvaro Arbeloa berpeluang tidak melanjutkan perannya, pihak klub tampaknya sedang menyiapkan perubahan komposisi skuad untuk musim depan.

Petinggi klub juga disebut ingin mendatangkan bek tengah berusia pertengahan hingga akhir 20-an guna menyeimbangkan pengalaman dan energi pemain muda, sesuatu yang dianggap kurang pada musim ini.