
Gilabola.com – Hansi Flick samai rekor dua mantan pelatih Barcelona, Pep Guardiola dan Luis Enrique, setelah timnya amankan kemenangan di kandang Racing Santander di babak 16 besar Copa del Rey, Jumat 16 Januari 2026. Blaugrana berhasil menang dua gol tanpa balas di Estadio El Sardinero.
Kemenangan Barca di laga babak 16 besar Copa del Rey ini terasa jauh dari mudah, tapi sekali lagi tim Hansi Flick itu berhasil tunjukkan otoritas yang semakin meningkat.
Gol Ferran Torres dan Lamine Yamal memastikan Barca lolos ke perempat final. Hasil ini sekaligus menegaskan superioritas Barca di sepanjang pertandingan, bahkan di laga yang sangat menuntut di markas tim kasta kedua di sepak bola Spanyol itu.
Selain lolos ke Copa del Rey, hasil ini juga memiliki makna simbolis yang jauh lebih besar. Pasalnya, dengan menang di Santander, Barcelona sekarang sukses mencatatkan 11 kemenangan beruntun di semua kompetisi.
Rentetan kemenangan itu tetap menjadi rekor kemenangan terbaik Flick sejauh ini, tepatnya sejak pelatih asal Jerman itu mengambil alih posisi pelatih utama. Flick juga berhasil tunjukkan betapa cepatnya ia berhasil menanamkan konsistensi, kepercayaan diri dan kendalinya pada tim.
Apa Ceritanya?
Berhasil amankan 11 kemenangan beruntun membuat Flick berada di jajaran elit Barcelona, karena hanya ada dua manajer dalam sejarah klub yang sebelumnya mencapai rangkaian kemenangan yang sama.
Pelatih pertama, Pep Guardiola, yang pada tahun 2009 timnya berhasil gabungkan dominasi dengan penuh gaya, dan secara terkenal menutup musim dengan torehan treble nan bersejarah.
Pelatih kedua, Luis Enrique, yang mengulangi prestasi tersebut di tahun 2015, di mana ia sukses membawa Blaugrana raih kejayaan di Liga Champions lewat tiga penyerangnya yang luar biasa.
Kesamaan ini tak mungkin diabaikan, karena Guardiola dan Luis Enrique sama-sama mencapai 11 kemenangan selama musim yang rampung dengan kemenangan di Liga Champions.
Pencapaian tonggak sejarah yang sama oleh Flick saat ini, tentu saja memicu optimisme di kalangan suporter, meskipun pelatih asal Jerman itu sendiri tetap fokus pada tujuan jangka pendek timnya dibandingkan perbandingan historis.
Frank Rijkaard Masih yang Teratas
Sementara itu, rekor kemenangan beruntun terpanjang dalam sejarah modern Barcelona, sampai saat ini masih dipegang pelatih ikonik lainnya.
Di bawah Frank Rijkaard, Barca pernah menghasilkan rekor luar biasa dengan 18 kemenangan beruntun selama musim 2005–2006.
Rangkaian pertandingan tersebut – yang berlangsung sejak bulan Oktober 2005 hingga Januari 2006, letakkan dasar bagi kesuksesan di kancah Eropa dan tetap menjadi tolok ukur keunggulan di klub ini.
Rekap Prestasi Ketiga Pelatih
Seperti yang kita ketahui, ketiga pelatih tersebut telah torehkan prestasi gemilang di Barcelona. Berikut ini daftar catatan mentereng Guardiola, Enrique dan Flick di Camp Nou:
1. Pep Guardiola (2008–2012): sekitar 14 trofi dalam empat musim, yakni tiga gelar La Liga (tahun 2009, 2010 dan 2011), dua gelar Liga Champions (tahun 2009 dan 2011), Copa del Rey dan Piala Super;
2. Luis Enrique (2014–2017): Treble domestik + Eropa (2014-15) – La Liga, Copa del Rey dan Liga Champions – treble kedua dalam sejarah Barcelona;
3. Hansi Flick (2024–kini): Domestik treble pertama dalam sejarah klub (2024-2025) yakni juara La Liga, Copa del Rey dan Piala Super Spanyol dalam satu musim, juara Piala Super Spanyol (2026), pencapaian 50 kemenangan lebih cepat daripada Guardiola (67 laga vs 71) dan masuk dalam daftar pelatih Barca yang mencapai tonggak ini di era modern.
Pendapat Kami
Barcelona tunjukkan prestasi gemilang setelah Hansi Flick berhasil menyamai rekor bersejarah Pep Guardiola dan Luis Enrique, yakni menang dalam 11 laga beruntun di semua kompetisi, di mana rekor itu ditandai saat mereka menang di kandang Racing Santander di Copa del Rey.
Catatan ini tentunya diharapkan akan membuat prestasi Barca di musim ini – dan di musim-musim berikutnya, terus gemilang.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!